Berapa Kali Mandi yang Dianjurkan pada Bayi dalam Sehari?

Editor: kairos author photo

 

Memandikan bayi. foto | pixabay

KAIROS - MASIH saja ada ibu yang tak tahu aturan tepat memandikan bayi, termasuk berapa kali mandi yang dianjurkan pada bayi dalam sehari. Ini penjelasannya!

Anjuran mandi dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari, umum diterapkan pada anak-anak dan orang dewasa. Namun, pada bayi yang baru lahir, sebetulnya berapa kali frekuensi mandi yang dianjurkan dalam sehari agar bayi tetap sehat?

foto | pixabay


Moment Menyenangkan dan Menegangkan

Memandikan bayi merupakan momen yang menyenangkan sekaligus menegangkan, apalagi bila si Kecil itu anak pertama. 

Momen ini juga bisa dimanfaatkan untuk membangun dan memperkuat bonding antara ibu dan bayi lewat sentuhan, tatapan dan suara.

Selain itu, mandi juga kebutuhan agar kebersihan bayi tetap terjaga dan tidak gampang terkena infeksi, terutama infeksi kulit, mengingat kondisi kulitnya yang masih sensitif.

Mandi menstimulasi tumbuh kembang bayi, misalnya saat dia menyentuh air dan mencium aroma sabun. 

Itu dapat melatih indra peraba dan penciumannya. Makanya memilih produk perawatan kulit yang tepat untuk aktivitas mandinya sangat penting dan harus sesuai dengan kondisi kulit bayi yang sensitif.


foto | bukalapak


Berapa Kali Bayi Mandi Sehari?

Ternyata, bayi yang baru lahir tidak perlu dimandikan tiap hari. Cukup 2-3 kali seminggu dapat membuat bayi tetap bersih dan sehat.

Anjuran itu erat kaitannya dengan kulit bayi yang masih sensitif. Jika dimandikan terlalu sering, dikhawatirkan kulitnya akan menjadi kering dan mudah terkena infeksi kulit, seperti eksem atau dermatitis dan ruam popok.

Menentukan waktu yang tepat untuk memandikan bayi juga penting. Sebetulnya Anda dapat memandikan bayi kapan saja, asalkan bukan di waktu bayi seharusnya menyusu atau sesaat setelah menyusui. Ini penting agar bayi tidak rewel saat dimandikan.

Suhu ruangan dan suhu air juga harus diperhatikan agar bayi tetap hangat. Ingat, ya sahabat KAIROS, bahwa bayi masih belum bisa mengatur tubuhnya sendiri.

Selain itu, jangan berlama-lama memandikan bayi—maksimal 10 menit. Lebih dari itu, kulitnya bisa jadi kering dan bayi bisa kedinginan.


foto | bukalapak


Tahap-Tahap Memandikan Bayi dengan Benar

Untuk bayi baru lahir yang tali pusarnya belum lepas dengan sempurna, jangan merendamnya di bak mandi. Cukup seka badannya dengan waslap saja.

Khususnya bagi yang baru menjadi orang tua, ketahui beberapa tahapan memandikan bayi dengan benar di bawah ini.

Pertama-tama, supaya tidak bolak-balik, sebelum mandi pastikan semua perlengkapan dan peralatan bayi yang diperlukan sudah tersedia. Mulai dari tempat ganti pakaian bayi, handuk dan alas ganti, air hangat suam-suam kuku untuk memandikan bayi, waslap untuk menyeka tubuh bayi, sabun dan sampo bayi yang aman dan hypoallergenic, pakaian dan popok pengganti.

Selanjutnya, atur suhu ruangan agar bayi tidak kedinginan. Isi bak mandi dengan air hangat (dengan suhu kira-kira 32 derajat Celsius), dengan ketinggian sekitar 7 cm.

Setelah itu, mandikan bayi dengan tahapan-tahapan ini:

Tempatkan bayi ke dalam bak mandi. Gunakan satu tangan untuk menopang kepala dan tubuh bayi, lalu tangan lainnya untuk menyangga tubuh bagian bawah dan menempatkannya ke air, dimulai dengan kaki.

Dengan waslap yang sudah dibasahi air hangat, mulai bersihkan wajah bayi terlebih dulu.

Basuh kedua kelopak mata dengan ujung handuk lembut dan air, dimulai dari sudut mata bagian dalam. Setelah itu, basuh seluruh wajahnya dengan lembut.

Basuh bagian luar kedua telinga dan jangan menggunakan korek kuping untuk membersihkan telinganya.

Basahi kepala bayi dengan air hangat dan basuh badan bayi dengan menggunakan sabun berbahan alami tanpa pewarna dan pewangi, serta berlabel hypoallergenic. Sabuni tubuh mungilnya dari leher hingga ke jari kaki. 

Setelah itu bilas badannya untuk membersihkan sisa sabun.

Keramas bayi. foto | pixabay

Pilih Shampo yang Alamai

Untuk shampo (sampo), pilih juga yang alami, tanpa pewarna dan pewangi, dan hypoallergenic. Shampo kepalanya secara perlahan karena kepalanya masih lunak. Pastikan shampo tidak mengenai kedua matanya dan bilas hingga bersih.

Setelah bayi bersih dari sisa sampo dan sabun, gunakan handuk yang lembut untuk mengeringkan badan dan kepala bayi.

Gunakan baby oil atau losion agar kulit bayi tetap lembap dan sehat.

foto | bukalapak

Risiko Memandikan Bayi Terlalu Lama

Harus diingat, kulit bayi masih sangat sensitif dan terlalu lembut, sehingga Anda perlu tahu aturan tepat dalam memandikan bayi

Mulai dari berapa kali mandi yang dianjurkan pada bayi dalam sehari hingga tahapan mandi bayi yang benar. Optimalkan dengan memilih produk perawatan kulit bayi yang mengandung bahan alami, tidak pedih di mata dan teruji hypoallergenic sehingga aman untuk kulit si Kecil yang sensitif.

Semoga bermanfaat ya sahabat KAIROS

reporter | adm

sumber | klik dokter

Share:
Komentar

Berita Terkini