Bongkar Rumah Boru Saragih, Pelaku 'Gol' Sebulan Buron

Editor: kairos author photo
Pelaku yang ditangkap setelah kembali dari perantauan. foto | mistar


KAIROS - NIAT Dwi Nasution (26) kabur dari jerat hukum tak berhasil. Setelah sebulan buron, pelaku pembobol rumah Nurleli boru Saragih (42) di Jalan Galang, Lingkungan III, Kelurahan Cemara, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deli Serdang berhasil diciduk petugas Polsek Lubuk Pakam. Terduga pelaku diamankan Sabtu (19/9/2020) sekira pukul 16.00 Wib.


Pulang dari Bangun Purba, Rumah Boru Saragih 'Dikuras' Maling

Informasi diperoleh, penangkapan terhadap pria kerja serabutan yang tinggal di Gang Mawar, Jalan Galang, Lingkungan III, Kecamatan Lubukpakam, berawal dari pengaduan Nurleli bahwa rumahnya kemalingan pada Senin (24/8/2020) silam, dan diketahuinya sekira pukul 17.00 Wib.

“Saat itu, pelapor baru pulang dari Kecamatan Bangun Purba dan melihat pintu samping rumah bekas dicongkel,” kata Kapolsek Lubukpakam AKP Hendri Yanto Sihotang, dalam keterangannya kepada awak media, Senin (21/9/2020).


Menderita Kerugian Rp 6 Juta

Nurleli Saragih kemudian memeriksa seisi rumahnya dan mendapati mesin jahit yang sebelumnya berada di dapur, laptop di ruang tamu dan gelang emas seberat 2,9 gram yang sebelumnya berada di lemari kamar sudah raib.

BACA JUGA | Marissa Hutabarat Hakim Amerika: ''Oppung Ajari Saya Bahasa Batak''

“Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian berkisar Rp 6 juta,” jelasnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi, bahwa salah satu pelaku adalah Dwi Nasution.


Baru Tiba dari Perantauan Langsung Diciduk 

Sekira pukul 16. 00 Wib, Sabtu (16/9/2020) personel Unit Reskrim Polsek Lubukpakam kemudian menerima informasi bahwa Dwi Nasution sedang berada di rumah warga bernama Sisu, di Jalan Galang, Lingkungan IV, Kelurahan Cemara.

BACA ARTIKEL LAIN | Sipayung Tewas Tertancap Egrek, Panen Sawit di Kebun Mertua

Tak membuang waktu, petugas langsung bergerak ke lokasi lalu meringkus Dwi Nasution. Dari hasil interogasi, pria itu mengaku telah melakukan pencurian itu bersama 2 temannya, masing-masing inisial R alias M (16), L alias Ub (33)–yang disebut-sebut salah seorang mandor angkot di Lubukpakam.

“Tersangka Dwi Nasution baru pulang merantau, langsung kita amankan. Untuk dua terduga lainnya masih kita kejar,” kata polisi.

Demikian KAIROS, kelakuan pelaku jangan ditiru.  Jika kita hendak keluar rumah, boleh juga dititip ke tetangga atau sekuriti di lingkungan. Jangan lupa mengunci semua pintu, biar aman. 

reporter | adm

sumber | metrokampung/mistar

Share:
Komentar

Berita Terkini