Di Toko Emas Milala, 3 Ibu-ibu Ini Mahir Mencopet

Editor: kairos author photo



KAIROS - MAHIR mencopet, apakah ada sekolahnya? Tapi yang jelas prilaku mereka tak pantas ditiru. Inilah ulah 3 orang ibu-ibu yang akhirnya diamankan polisi untuk dimintai pertanggungjawabannya. 

Gegara terlibat serangkaian aksi pencurian di sejumlah pasar tradisional. tiga dari 4 orang  warga asal Kabupaten Asahan ditangkap personel Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polres Tanjungbalai.


Mahir Mencopet, 3 Orang 'Gol', 1 Masih Diburu Polisi

Keempat pelaku masing-masing, P alias Ip (45) warga Pasar IV Desa Air Joman Kecamatan Air Joman Baru, Sar alias Nani Aryani (35) warga Dusun Punggulan Kecamatan Air Joman, Su alias Sisu (37) warga Dusun Punggulan Kecamatan  Air Joman, dan Santi (28) masih DPO warga Dusun Sei Kamah Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan.

baca juga | MINUMAN AJAIB ITU BERNAMA 'AIR KELAPA', NIH MANFAATNYA

Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan, Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai, Selasa (15/9/20), membenarkan adanya kasus pencurian terhadap kelompok ibu-ibu itu.

 “TKP pencuriannya di Toko Emas Milala di Jalan Suprapto Kelurahan TB Kota IV Kecamatan Tanjung Balai Utara Kota Tanjung Balai,” tegasnya.

Aksinya keempat pelaku semula terekam di CCTV dan berdasarkan itupula, sambung Iptu Ahmad Dahlan, korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tanjungbalai Utara Polres Tanjungbalai.


Dompet Hilang, Padahal Mau Beli Emas

“Berdasarkan dari laporan Yesi (40) warga Jalan Kelong Kelurahan Sei Merbau Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, ini pula kemudian personel Polsek TB Utara melakukan kerjasama dengan personel Tekab Polres Tanjungbalai untuk membekuk pelaku,” jelasnya.

baca juga | SIMAK 12 MANFAAT JERUK PURUT UNTUK KESEHATAN DAN KECANTIKAN

''Dalam laporannya, korban memberitahukan bahwa dia telah kehilangan satu buah dompet warna biru berisikan ATM, KTP dan uang tunai sebesar Rp3 juta, saat hendak membeli emas di Toko Emas MILALA itu,” Katanya.

Sedangan untuk ketiga tersangka, saat diinterogasi, kata Iptu Ahmad Dahlan, mengaku telah membagi uang sebesar Rp3 juta itu dengan pembagian setiap per orangnya memperoleh uang sebesar Rp750 ribu.

“Tertangkapnya para tersangka ini, pada saat salah satu di antaranya yakni tersangka P alias Ip (45) hendak melakukan kasus yang sama di Pasar Bahagia, namun kasus itu sudah keburu diketahui personel Tekab dan Polwan yang saat itu melakukan patroli di lokasi,” ungkapnya.


Pura-pura Jadi Pembeli

Sedangkan modus operandi yang dimainkan para tersangka ini di lokasi, kata polisi, dengan cara berpura-pura sebagai pembeli.

baca artikel lain | MAKAN CEKER AYAM, TERNYATA BERMANFAAT LOH

“Sambil mengapit calon korbannya, para pelaku ini kemudian mencopet (mengambil dompet) milik korban yang saat itu sedang lengah menawar harga barang yang akan dibelinya. Setelah berhasil mengambil barang-barang korban, para pelaku ini kemudian meninggalkannya di lokasi  dan berpura-pura  tidak jadi membeli,” bebernya.

reporter | adm/ans

sumber | mistar

Share:
Komentar

Berita Terkini