Ini 8 Penyebab Ngorok yang Mungkin tak Anda Sadari

Editor: kairos author photo

 


KAIROS - Penyebab ngorok, sering tanpa kita sadari. Ya, banyak orang tidak tahu penyebab ngorok yang dia alami, karena dikira umum terjadi. Berikut beberapa penyebab ngorok yang jarang disadari.

Sebagian besar dari orang-orang yang mendengkur saat tidur tidak tahu penyebab ngorok yang mereka alami. 



Bergetarnya Saluran Nafas

Menurut analisis dr Alvin Nursalim, Sp.PD dari KlikDokter, pada dasarnya ngorok atau mendengkur muncul ketika ada proses bergetarnya saluran nafas, dan menghasilkan suara. Kondisi ini terjadi akibat sumbatan gerakan udara yang terjadi saat seorang tertidur.

“Sumbatan ini dapat disebabkan berbagai hal. Salah satunya karena menutupnya rongga pernafasan oleh pangkal lidah pasien saat tertidur,” kata dokter. 

Meski kerap dianggap kebiasaan tidur yang lazim, Anda tetap harus mewaspadai kondisi ini. Penyebabnya, ngorok akan menyebabkan penurunan aliran udara ke saluran pernafasan dan menyebabkan kondisi kekurangan oksigen.

Tak cuma itu, ngorok dapat menjadi gejala sleep apnea, yakni kondisi yang ditandai dengan terhentinya pernafasan selama waktu tertentu dalam tidurnya. 

“Sleep apnea berhubungan dengan berbagai penyakit seperti stroke dan sakit jantung. Pada keadaan ini, seseorang dapat mengalami henti napas berulang,” ujar dokter itu.




Kenali Penyebab Ngorok

Penyebab ngorok pada dasarnya akibat adanya sumbatan gerakan udara. Namun, sumbatan ini dapat dipicu beberapa kebiasaan yang tidak Anda sadari menjadi penyebab mendengkur. Berikut adalah beberapa di antaranya:




1. Minum Alkohol di Malam Hari

Bagi sebagian orang kebiasaan minum alkohol di malam hari membantu mereka lebih mudah tertidur. Namun sayangnya justru jadi sulit tidur nyenyak. 

Menurut dr. Jagdeep Bijwadia, seorang dokter di bidang kedokteran penyakit dalam, tidur dan paru-paru, alkohol melemaskan otot-otot jalan nafas Anda. Hal ini dapat menyebabkan Anda mendengkur berlebihan, meski Anda bukan seorang pendengkur. Jika kondisi ini terjadi, kualitas tidur Anda akan terganggu dan justru akan merasa lelah di pagi hari.



2. Tidur Anda Telentang

Tidur telentang rentan membuat Anda mendengkur. “Ketika Anda tidur telentang, ada kecenderungan alamiah rahang dan lidah jatuh ke belakang tenggorokan. Akibatnya Anda jadi cenderung ngorok saat tidur," kata dr Marcella M. Frank dari Deborah Heart and Lung Center di Browns Mills, New Jersey.

Menurut sebuah penelitian, sekitar 92% dari mereka yang menderita gangguan tidur dapat bernafas lebih baik ketika mereka tidur menyamping. 

“Tidur menyamping membantu mengurangi dengkuran. Posisi ini juga disarankan bagi penderita gangguan tidur yang lebih serius, seperti sleep apnea,” tutur dr Bijwadia.




3. Kelebihan Berat Badan 

Kelebihan berat badan bisa memicu tonus otot yang buruk dan peningkatan jumlah jaringan di sekitar tenggorokan dan leher. Kedua hal ini mengakibatkan Anda mendengkur saat tidur.

Bergerak secara aktif sepanjang hari akan membuat Anda mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.

“Selain itu, mempertahankan berat badan yang ideal dapat mengurangi dengkuran Anda,” kata dr Bijwadia.




4. Ada Sumbatan di Hidung

Ketika jalan pernafasan di hidung Anda terhalang, kondisi itu akan menyebabkan Anda mendengkur. 

Menurut dr Brian Drew, dari Ear Nose and Throat Speciality Care of Minnesota salah satu penyebab sumbatan di hidung adalah alergi.

Dokter dapat membantu mengobati Anda yang sensitif terhadap tungau dan debu. Dokter THT juga dapat membantu Anda menemukan cara yang efektif untuk mengurangi dengkuran yang terjadi karena sumbatan di hidung.




5. Tiroid Anda Mungkin Bermasalah

''Dengan tiroid yang kurang aktif, mungkin ada perubahan di saluran napas bagian atas yang menyebabkan Anda sulit bernapas saat tidur,'' kata Shoshana Ungerleider, seorang ahli penyakit dalam di Sutter Health di San Francisco.

BACA JUGA | Hai Ladies, Nih 10 Penyebab Keputihan yang Perlu Kalain Ketahui!

Studi menunjukkan stabilisasi hormon pada mereka yang mengalami hipotiroid membuat dengkuran menjadi lebih parah. Beberapa tanda lain ketika tiroid Anda bermasalah adalah kelelahan, berat badan bertambah, kulit kering, rambut menipis, dan depresi.



6. Pertambahan Usia Memicu Dengkuran

“Percaya atau tidak, mendengkur dapat terjadi seiring bertambahnya usia,” kata dr Frank. Menurutnya, latihan bernyanyi sebenarnya cukup bisa membantu mengatasi keluhan ini.


7. Pengaruh Bentuk Mulut 

Beberapa orang memiliki anatomi mulut berbeda yang membuatnya lebih rentan mendengkur. Misalnya, memiliki langit-langit mulut yang lebih rendah, lebih tebal atau lebih lembut, tapi dapat mempersempit saluran udara.





8. Laki-laki Lebih Berpotensi Mendengkur

Tidak terduga, sebuah penelitian pernah menunjukkan perbedaan gender ternyata berpengaruh pada kebiasaan mendengkur. Pria diketahui memiliki saluran udara yang lebih sempit yang dapat memperburuk mendengkur. Ini diperparah dengan pria yang secara statistik minum lebih banyak alkohol daripada wanita.

BACA PULA | Tumit Kaki Anda Pecah-pecah, Nih 3 Cara Ampuh Mengatasi

Ternyata ada banyak penyebab ngorok yang mungkin tidak pernah Anda duga sebelumnya. Beberapa penyebab ngorok – seperti minum alkohol – perlu Anda hentikan. Namun, ada alasan-alasan yang tidak bisa Anda ubah, seperti usia dan jenis kelamin. 

Jika Anda mengalami kondisi ini dan sudah makin mengganggu kualitas tidur Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar Anda bisa mendapatkan solusi terbaik.

reporter | adm

sumber | KlikDokter

Share:
Komentar

Berita Terkini