Jangan Sampai Salah, Nih 9 Ciri-ciri Bayi Sehat (6 Bulan Pertama)

Editor: kairos author photo


KAIROS - Dear sahabat KAIROS! Ternyata tak susah mengenali ciri-ciri bayi sehat. Terutama Anda kaum ibu, perlu memahaminya sejak dini, apakah benar bayi itu sehat atau malah sebaliknya.

Bagi kaum ibu, khususnya pemula, pasti senang dong, rasanya bisa menimang si Kecil setelah mengandungnya 9 bulan, terlebih lagi jika kondisi bayi sangat sehat dengan berat tubuh yang normal. 

Beri Perhatian Khusus

Meski telah lahir dengan selamat, bukan berarti ibu bisa berhenti memberikan perhatian padanya. Justru setelah lahir, terutama di 6 bulan pertama, dia membutuhkan perawatan khusus agar menjadi bayi sehat yang menggemaskan.


Mengenal Ciri-ciri Bayi Sehat

Nah, untuk mengetahui bagaimana kondisi si kecil setelah lahir, simak 9 ciri-ciri bayi sehat berikut ini:

1. Mendengar Suara Ibu, Rasanya Tenang 

Saat si Kecil rewel atau menangis dan si kecil menjadi tenang begitu mendengar suara ibu, itu artinya perkembangan emosionalnya sudah semakin baik. Hal ini juga menandakan si Kecil telah melalui proses adaptasi dengan lancar dan mulai merasa nyaman dengan lingkungannya yang baru. 

Agar tumbuh menjadi bayi sehat dengan perkembangan fisik dan emosional yang baik, selalu pantau tiap kemajuan yang dilakukannya ya, mom!


2. Ganti Popok 8-10 Kali Sehari

Jika dalam sehari si Kecil harus berganti popok sebanyak 8 hingga 10 kali, itu tanda bahwa si kecil, bayi yang sehat. Soalnya banyak mengonsumsi cairan. Namun apabila dia tidak pipis atau buang air besar sebanyak itu, Anda perlu waspada karena bisa jadi si Kecil kekurangan cairan dan jika terus dibiarkan bisa menyebabkan dehidrasi. 

BACA JUGA | Ternyata Mandi Malam itu Bagi Kesehatan

Tidak hanya itu, si Kecil juga tidak mendapatkan cukup nutrisi dari ASI ibu sehingga bisa menyebabkan tumbuh kembangnya terhambat. Buruknya lagi, si kecil bisa terkena 'stunting' akibat kekurangan gizi kronis bila terjadi secara terus-menerus.


3. Berat Badan Meningkat

Bayi yang sehat, si kecil yang cukup mendapatkan nutrisi sehingga berat badannya pun meningkat secara bertahap sesuai pertambahan usianya. Di 6 bulan awal misalnya, bayi mengalami kenaikan berat badan sekitar 150-200 gram per minggu. Untuk itu ibu perlu memeriksa kesehatan si Kecil ke dokter anak atau Posyandu secara rutin. Ini penting agar Anda mengetahui pertumbuhan dan perkembangan si kecil. 

Sehabat KAIROS tak perlu khawatir jika si Kecil terlalu sering tidur. Pasalnya, di usia 1 hingga 4 bulan bayi menghabiskan 20 jam dalam sehari untuk beristirahat. Apabila setiap 4 jam dia menggunakan 20 menit untuk tidur, itu artinya si Kecil tergolong bayi sehat dan kondisinya termasuk normal sehingga tak ada yang perlu dicemaskan.


4. Sering Menangis

Sahabat KAIROS, perlu diingat ya. Jika si kecil sering menangis, bukan berarti dia mengalami gangguan kesehatan. 

Hal ini justru menandakan dirinya bayi yang sehat. Dalam sehari, bayi umumnya menangis selama beberapa jam jika merasa lapar, lelah, kedinginan, kepanasan atau ingin popoknya diganti. 

BACA JUGA | 8 Cara Diet Sehat Turunkan Berat Badan, Ampuh, tak Berbahaya!

Jadi Anda tak perlu panik saat si Kecil mulai menangis. Cari tahu dulu penyebabnya dengan segera dan saat sudah merasa nyaman, si Kecil pun akan kembali tenang.


5. Menoleh ke Arah Suara

Perhatikan yah, sahabat KAIROS. Bayi memang sudah bisa mendengar sejak lahir, tapi dia membutuhkan waktu untuk bisa membedakan suara satu dengan yang lain. 

Nah, salah satu ciri-ciri bayi sehat, berusaha mencari sumber suara dengan menolehkan kepala dan terdiam beberapa saat untuk mendengarkan dengan lebih jelas. Dalam beberapa bulan ke depan, si Kecil akan lebih peka terhadap berbagai suara dan bisa segera mengenali sumber suara tersebut.


6. Tertarik dengan Hal di Sekitarnya

Si Kecil sudah mulai sering terbangun dan tertarik untuk mempelajari hal-hal yang ada di sekitarnya. Coba Anda perhatikan, apakah dia terlihat diam memperhatikan wajah ibu atau benda yang sedang ibu pegang? Jika ya, dia sebenarnya sedang mencoba ‘belajar’ dan beradaptasi dengan dunia barunya. 

baca pula | Berhenti Merokok yang Cepat, Aman Tanpa Obat, Mau?

Meski penglihatannya masih samar, tapi perlahan dia sedang berusaha memahami informasi baru yang dilihatnya. 

Kemampuan ini dimulai saat otot matanya dapat terkontrol dan melihat sesuatu dengan lebih jelas.


7. Menopang Berat Badannya Sendiri

Meski hanya sebentar, saat si Kecil berusia 1 bulan dia sudah bisa menahan kepalanya sendiri. Ingat sahabat KAIROS, minimal, kepalanya sendiri! Kemudian saat menginjak 3 bulan, dia akan semakin kuat untuk mengangkat kepalanya. Kemampuan ini menandakan otot-ototnya sedang mengalami peregangan sebagai bentuk bahwa tumbuh kembangnya sehat dan normal. Setelahnya, bayi sehat pun akan memasuki kemampuan untuk tengkurap, berguling, duduk, lalu berdiri.


8. Tertawa, Pertanda Dia Bisa Berinteraksi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bayi 1 bulan sudah punya ketertarikan terhadap orang dan benda di sekelilingnya. Seiring perkembangannya di usia 2 bulan, si kecil pun mulai bisa untuk diajak berinteraksi orang lain dengan cara tersenyum saat diajak bicara. 

BACA PULA | 7 Manfaat Teh, Cegah Penuaan Dini di Wajah Anda

Kemudian saat berusia 4 bulan, si Kecil akan mengeluarkan ekspresi tertawa sebagai bentuk respons saat diajak berkomunikasi. Semua respons ini menandakan tumbuh kembangnya sehat sehingga dia sudah bisa lebih mengenali kondisi lingkungan sekelilingnya.



Jangan Cepat Cemas

Sahabat KAIROS, seandainya si kecil punya kebiasaan yang sedikit berbeda dengan poin-poin di atas, jangan cemas dulu ya! 

Setiap anak memiliki fase pertumbuhan yang berbeda sehingga penting bagi ibu untuk mengenali kebiasaannya sejak kecil agar dia tumbuh menjadi bayi sehat. 

Jadi, selalu awasi tiap perkembangannya ya, dear mom. Bila Anda merasa khawatir saat ada yang tidak beres dengan tumbuh kembangnya, konsultasikan ke dokter anak yang Anda percaya.

Jangan sampai lupa, berilah selalu nutrisi berupa ASI eksklusif hingga usianya 6 bulan. Agar ASI ibu berkualitas, ibu pun harus mengonsumsi makanan bergizi dan ditambah dengan susu yang mengandung kombinasi zat gizi makro (protein, karbohidrat, dan lemak), serat pangan Inulin, zat besi, kalsium, asam folat serta 29 multivitamin maupun mineral.

Selamat mengenali, ya Sahabat KAIROS!

reporter | adm

sumber | ibudanbalita/alodokter

Share:
Komentar

Berita Terkini