Jeruk Purut alias 'Utte Pangir', Nih Unsur Kandungannya, Baik untuk Kesehatan

Editor: kairos author photo

KAIROS - Kandungan jeruk purut alias utte pangir alias utte mungkur, tak banyak yang tahu persis ya sahabat KAIROS. Bagi orang Batak (misalnya suku Simalungun), jeruk purut disebut juga dengan 'utte mungkur'. Jeruk Purut atau bahasa latinnya  Citrus hystrix DC ini, pada zaman dimana orang Batak masih menganut agama Mulajadi, menjadi salah satu media ritual untuk pemujaan. 

Tapi kini pamor unte pangir sudah hampir sama dengan nasib kemenyan.




Kandungan Jeruk Purut Dijadikan 'Shampo'

Biasanya, banyak orang Batak bila mendengar nama unte pangir akan berkonotasi negatif kepada asumsi pemujaan setan. Padahal sebelum orang Batak mengenal Shampoo, maka unte pangir salah satu bahan pencuci rambut yang sangat manjur untuk menjaga kebersihan kulit kepala.




Mandi di Air Pancuran

Dulunya, orang Batak terutama para datu (cerdik cendekia) menggunakan unte pangir untuk membersihkan seluruh badan saat mandi (membersihkan tubuh). 

BACA PULA | Jangan Tidur Siang Terlalu Lama, Awas Risiko Kematian dan Serangan Jantung

Setelah mengguyur seluruh tubuh dengan air (biasanya di pancuran) maka sebelah potongan unte pangir diperas di atas kepala lalu rambut dikeramas. Pemakaian jeruk purut di kepala tidak terasa pedih karena kandungan asam sitratnya tidak terlalu tinggi dibanding jeruk nipis.  Kulit hasil perasan juga berfungsi untuk menggosok seluruh kulit badan sewaktu mandi.

Sampai sekarang, dalam proses-proses ritual tertentu, unte pangir masih menjadi media simbol kebersihan bukan saja oleh orang-orang Batak tetapi suku-suku lainnya di Indonesia. 

ARTIKEL LAIN | Nih 10 Penyebab Keputihan yang Perlu Ladies Tahu!

Dalam praktik ilmu pengobatan pun, biasanya menyediakan unte pangir yang dipasangkan dengan daun sirih dan sebutir telur, disamping air bersih yang ditaruh di dalam sebuah cawan, selanjutnya dipanjatkan doa kepada Tuhan.




Ritual Minta Petunjuk Sang Pencipta Alam Semesta

Bahan-bahan ini digunakan untuk memulai proses ritual meminta petunjuk dari Sang Pencipta Alam Semesta – Mulajadi Nabolon yang dianggap sebagai sumber pengetahuan untuk memberikan pengobatan penyakit fisik atau non-fisik. 


Jeruk Purut di Suku Lainnya

Unte pangir pun dikenal suku-suku lainnya dengan sebutan jeruk purut. Diantaranya orang Melayu dan Jawa, parale oleh orang Makassar, lemon papeda oleh orang Ambon, lemon titigila oleh orang Ternate, percupin orange oleh orang Inggris, bai magrut oleh orang Cina dan bahasa ilmunya Citrus hystrix DC.


Kandungan Jeruk Purut

Rasa asam pada unte pangir mengandung sedikit asin dan mengandung sekitar 1,5% steroid triterpenoid, 1,8% tanin. Tidak itu saja, kandungan sitrat sekitar 2,5% sehingga unte pangir bersifat penyegar dan stimulan. 

BACA SELENGKAPNYA | Simak 12 Manfaat Jeruk Purut untuk Sehat dan Cantik

Banyak kesan mengatakan tidak semua dapat berhasil menanam unte pangir, padahal tumbuhan jenis ini biasa saja yang dapat ditanam melalui biji atau cangkok dengan menjaga kelembaban tanan dan cukup sinar matahari.




Harga Jual di Pasaran

Jadi, sahabat KAIROS, bertanam jeruk purut sebenarnya sebuah peluang yang cukup menjanjikan. Soalnya, harga pasar jeruk purut pun selalu tinggi. Untuk ukuran yang kecil dengan kualitas biasa saja, harganya sudah mencapai Rp25 ribu per biji. 

Lantas, bagaimana dengan ukuran besar dengan kualitas baik? Bisa harganya Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per biji kali ya.

Nah, dengan membaca artikel ini, adakah yang minat untuk mencoba menanamnya?

reporter | adm

sumber | gobatak


Share:
Komentar

Berita Terkini