Kecewa Tunangan Selingkuh, Nekat Gantung Diri, Nih Surat Wasiatnya!

Editor: kairos author photo

 

Surat wasiat yang ditulis korban sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. foto | metro24

KAIROS - KECEWA! Mungkin inilah yang dirasakan pria ini hingga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Dengan meninggalkan  2 lembar surat wasiat warna merah jambu yang berisi curhatan pilu, Syamsul Bahri (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar, Jalan Pendidikan, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. 

Kematiannya Minta Dirahasiakan

Dia ingin kematiannya dirahasiakan agar tak viral di media sosial.

Informasi yang diperoleh, Jumat (25/9/2020), penemuan jasad korban berawal pada sekitar pukul 19.30 WIB, Ali Nafiah (34) tiba di rumah dan bertanya ke istrinya, Yeti Safuka (35), apa korban tidak pergi kerja.


Korban saat ditemukan. foto | metro24


Buka Paksa Pintu Kamar Korban

Yeti pun menggedor pintu kamar korban yang tak lain adik kandungnya. Namun beberapa kali dipanggil, pintu kamar tidak juga dibuka. Yeti lalu memberitahu Ali bahwa korban tidak juga bangun. Curiga, Ali membuka paksa kamar korban.

Seketika itu, Ali bersama Yeti terperanjat melihat tubuh korban tergantung dengan seutas tali. 

Mereka juga menemukan 2 lembar kertas merah jambu. Dalam surat wasiat tulisan tangan itu, korban minta agar kematiannya jangan diberitahukan ke warga.


Mengaku Sudah Dililit Utang

Sebab korban merasa malu jika mati gantung diri, akan masuk ke media dan viral. 

Dalam surat itu, korban menyebutkan alasan mengapa dia nekat gantung diri. Dia menyebut memiliki banyak utang. 

Kepada keluarganya dia meminta maaf karena mengakhiri hidup dengan gantung diri.


Kecewa Tunangan Berselingkuh

Salah seorang warga setempat, Anto mengatakan, sebelum mengakhiri hidupnya, korban disebut mengalami masalah asmara. “Kabarnya tunangan korban selingkuh dengan pria lain dan katanya mereka putus. Itu yang mungkin membuat koban mengakhiri hidupnya,” pungkas Anto.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Percut Sei Tuan, Polrestabes Medan. 

Tidak berapa lama, petugas Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan bersama Tim Inafis Polrestabes Medan tiba ke lokasi dan melakukan identifikasi serta meminta keterangan sejumlah saksi.

“Hasil olah TKP, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban. Sehingga pihak keluarga sudah ikhlas atas meninggalnya korban dengan membuat surat pernyataan agar tubuh korban tidak dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena diduga memiliki masalah utang,” papar AKP Ricky Pripurna Atmaja, Kapolsek Percut Sei Tuan. 

Duh, sahabat KAIROS, jangan ditiru aksi korban ya. Masih banyak cara menyelesaikan masalah itu.

reporter| adm

sumber | metro24

Share:
Komentar

Berita Terkini