Makanan Dibakar Berbahaya? Duh, Awas Kanker Hingga Asam Lambung

Editor: kairos author photo

 

Makanan dibakar berbahaya dan mengancam berbagai penyakit. foto | dokumentasi KAIROS

KAIROS - MAKANAN dibakar? Duh, ini memang lezat. Namun dibalik lezatnya makanan yang diolah dengan cara dibakar itu, ada beberapa penyakit berbahaya yang sedang mengintai. Percaya atau tidak, mulai dari memicu kanker hingga asam lambung. 


Makanan Dibakar Mengancam Kesehatan

Beragam kuliner olahan yang dibakar sering kali memang menggugah selera. Makanan yang diolah dengan cara dibakar memang selalu menjadi pilihan favorit bagi para penikmatnya. Seperti ikan bakar, ayam bakar, daging bakar, sosis bakar, ati bakar, usus bakar, bahkan gorengan bakar. 

Namun siapa sangka dibalik lezatnya makanan yang diolah dengan cara dibakar, ada beberapa penyakit berbahaya sedang mengintai kita. 

BACA JUGA | Miss V Bau Ikan Asin Bikin Suami Kabur? Nih Cara Bikin Aromanya Wangi

Kementerian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat menganjurkan untuk pecinta makanan yang dibakar mengurangi frekuensi mengkonsumsinya, karena dianggap memicu beberapa penyakit, di antaranya: 


foto | dokumentasi KAIROS


Kanker 

Mengkonsumsi makanan dengan protein tinggi yang dibakar seperti pada ayam, ikan, dan daging dapat membentuk senyawa karsinogenik yang dapat merusak komposisi DNA dalam gen manusia dan kemudian dapat menyebabkan kanker. 

BACA PULA | Jangan Salah! Berjemur Pagi Hari, Ini Jam yang Pas

Guna mengurangi risiko pembentukan senyawa itu Anda dapat menyiasatinya dengan cara merendam makanan yang akan dibakar ke dalam bumbu tradisional yang terbuat dari bahan alami. Selain itu juga menghindari memasaknya pada suhu yang tinggi. 


foto | dokumentasi KAIROS


Kandungan Gizi Hilang 

Protein tinggi yang terdapat pada semua jenis daging yang seharusnya menjadi sumber tenaga bagi siapa saja yang mengkonsumsinya akan hilang jika diolah dengan cara dibakar, apalagi jika dibakar dalam suhu yang tinggi. 

BACA SELENGKAPNYA | 9 Kandungan Rokok, Efeknya Mengerikan bagi Tubuh

Guna menyiasatinya, pengolahan dengan cara dibakar dapat dilakukan dengan suhu yang rendah atau api kecil dalam jangka waktu yang lama. Hal ini bisa dilakukan agar daging matang secara merata tanpa menghilangkan kandungan protein di dalamnya. 


foto | dok KAIROS


Asam Lambung 

Mengkonsumsi makanan yang dibakar dapat meningkatkan kinerja lambung, lambung akan bekerja lebih berat untuk mencernanya. Akibatnya asam lambung akan meningkat. Sehingga jika Anda memiliki penyakit lambung atau maag, sebaiknya Anda menghindari makanan dengan cara dibakar. 


foto | pixabay

Cacing Masih Tertinggal dalam Daging 

Daging yang dimasak dengan cara dibakar biasanya tidak akan matang dengan sempurna. Dengan begitu, cacing, larva atau telur yang ada dalam daging tidak sepenuhnya mati. Guna menghindarinya, saat membakar daging, pastikan daging matang dengan sempurna. 

INFO PENTING| Agar Jantung Sehat, Biasakan 5 Cara Mudah Ini!

Melansir CNN Food Standards Agency (FSA) melakukan kampanye dengan tagline "Go for Gold". 

Kampanye ini mengajak orang-orang untuk memastikan agar makanan mereka tetap berwarna keemasaan atau jangan sampai berubah warna hingga menghitam, agar menghindari risiko penyebab kanker.

Demikian, sahabat KAIROS, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita.

reporter | adm

sumber | tirto/CNN 

Share:
Komentar

Berita Terkini