Mengenal Lebih Dekat Penyebab Nyamuk Menggigit

Editor: kairos author photo
Saat nyamuk menggigit.  foto | rentokil

KAIROS - SEBAGIAN besar dari kita tentu merasa tidak nyaman dan jengkel ketika harus mendapati gigitan nyamuk yang sangat gatal selama sedang beraktivitas di dalam dan luar ruangan. Sayangnya, nyamuk itu serangga pengisap darah yang keberadaannya sangat sulit dihindari, kecuali jika Anda tinggal di Antartika ya sahabat KAIROS!

Terlepas dari betapa menjengkelkannya efek gigitan nyamuk bagi tubuh kita, ternyata terdapat banyak hal menarik tentang gigitan nyamuk yang tidak pernah Anda ketahui atau duga sebelumnya.


foto | rentokil


Hal-hal Seputar Gigitan Nyamuk:

Cuma Nyamuk Betina Mengisap Darah Manusia?

Secara umum nyamuk betina dan jantan dewasa memakan nektar atau madu dari tanaman sebagai sumber nutrisi utama mereka. 

Namun perbedaan nyamuk betina dan jantan adalah nyamuk jantan secara eksklusif memakan nektar bunga, sedangkan nyamuk betina memerlukan banyak protein yang mereka dapat peroleh dari darah mamalia seperti manusia untuk mengembangkan telurnya.

Darah manusia kaya akan protein dan zat besi yang penting bagi nyamuk betina untuk membantu mereka menghasilkan dan mengembangkan sel telur mereka. Ketika nyamuk betina telah cukup mengisap darah dari inangnya, mereka akan segera bertelur dan memulai siklus hidup mereka kembali.

BACA JUGA | Anda Suka Begadang, Siap-siap Kondisi Buruk Ini

Karena hanya nyamuk betina yang menggigit manusia, dengan begitu bisa disimpulkan cuma nyamuk betinalah yang menjadi vektor penyakit berbahaya seperti demam berdarah (DBD).


Tiap Jenis Nyamuk Aktif dan Menggigit di Waktu Berbeda

Pernahkah Anda bertanya-tanya kapan atau jam berapa umumnya nyamuk menggigit manusia?

Prilaku jenis gigitan nyamuk tergantung pada banyak faktor, namun salah satu faktor yang paling menentukan, spesies atau jenis nyamuk itu sendiri. 

Beberapa jenis nyamuk diketahui sangat aktif menggigit di malam hari, sementara beberapa dari mereka juga diketahui lebih aktif menggigit manusia di siang hari.

Nyamuk Aedes aegypti yang dikenal luas sebagai jenis nyamuk berbahaya dan vektor dari beberapa penyakit berbahaya yang dapat mengancam jiwa manusia termasuk virus demam kuning (yellow fever), demam berdarah (DBD), chikungunya dan virus Zika paling aktif di pagi hari (1-2 jam setelah matahari terbit), dan 2-3 jam di malam hari sebelum matahari terbenam.

BACA PULA | Rajin Kumur Air Garam untuk Mulut dan Tenggorokan

Nyamuk Anopheles yang merupakan vektor dari penyakit malaria diketahui lebih aktif pada malam hari (pukul 17:00 - 21:00). 

Di sisi lain, waktu puncak gigitan nyamuk Culex adalah pada malam hari dari tengah malam hingga jam 5 pagi.


Saat Menggigit, Nyamuk Suntikkan Air Liur ke Tubuh Manusia

Tahukah Anda alasan mengapa umumnya kita tidak merasakan apapun ketika nyamuk menggigit? Ini jawabannya!

Saat nyamuk betina menggigit manusia, mereka akan menyuntikkan sedikit air liur melalui mulutnya (atau juga dikenal sebagai proboscis) ke dalam kulit kita. 

Air liur nyamuk berfungsi sebagai antikoagulan yang membantu nyamuk betina mencegah pembekuan darah selama mengisap darah.

Di waktu yang bersamaan air liur nyamuk juga bertindak sebagai “obat bius” yang menjadikan manusia hampir tidak menyadari ketika nyamuk sedang menggigit.


Tak Ada Batasan Jumlah Gigitan Nyamuk 

Berapa kali gigitan nyamuk dalam sehari? Jawabannya, tak terbatas!

Nyamuk betina dapat menggigit manusia selama beberapa kali dalam sehari dan mereka akan terus menghisap darah manusia hingga mereka merasa kenyang. 

Jika selama proses menghisap darah mereka terganggu oleh gerakan inang atau angin sebelum kenyang, mereka akan terbang mencari inang laing (hewan atau manusia) untuk mendapatkan jumlah darah yang cukup untuk mengembangkan telur mereka.

Setelah cukup memakan darah, nyamuk akan beristirahat dalam beberapa hari antara 2 atau 3 hari sambil menunggu darah dapat tercerna dengan baik sebelum akhirnya bertelur dan siap untuk berburu darah kembali.


Nyamuk Menggigit Manusia Lebih Sering 

Nyamuk betina menggunakan kombinasi informasi sensorik melalui visual, termal, dan penciuman untuk melacak target gigitan mereka. Dengan demikian, ada beberapa faktor spesifik yang membuat nyamuk tertarik pada manusia, ini termasuk:

> Karbon dioksida

> Panas tubuh

> Aroma tubuh

> Kelembaban

> Isyarat visual

Nah, sejatinya nyamuk tidak akan memilih-milih siapa yang akan mereka gigit. Namun begitu beberapa faktor diatas menjadi alasan utama kenapa nyamuk menggigit orang tertentu lebih sering dibandingkan yang lain. 

Misalnya, nyamuk tertarik pada orang-orang tertentu dengan bau atau aroma tubuh yang kuat yang umumnya dipancarkan dari wewangian seperti parfum dan lotion.

Orang-orang yang selesai berolahraga juga rentan terhadap bahaya gigitan nyamuk karena berkeringat, bernafas dan melepaskan lebih banyak karbon dioksida yang menjadi sinyal utama untuk nyamuk datang mendekat.

BACA SELENGKAPNYA | Jangan Dikerok Dulu, Ini Obat Masuk Angin Ampuh Alami

Terakhir, orang-orang dengan pakaian warna yang lebih gelap, lebih menarik untuk nyamuk dibandingkan orang-orang dengan pakaian berwarna terang.

So, sahabat KAIROS, sudah tahu kan bagaimana cara dan ikhwal nyamuk menggigit manusia.

reporter | adm

sumber | rentokil

Share:
Komentar

Berita Terkini