Nih 10 Penyebab Keputihan yang Perlu Ladies Tahu!

Editor: kairos author photo

 


KAIROS - Penyebab keputihan, rasanya kaum hawa mengetahuinya. Keputihan terjadi pada setiap wanita karena perubahan hormon dalam tubuh. Ada beberapa penyebab yang bisa menyebabkan keputihan. Lantas, apa saja itu?

Sekadar diketahui, dinding vagina dan leher rahim mengandung kelenjar yang menghasilkan cairan untuk membantu menjaganya tetap bersih. Keputihan yang normal biasanya berwarna bening atau putih susu dan tidak memiliki bau yang tidak menyengat.

Namun untuk mengetahui lebih dalam, ada sejumlah penyebab yang bisa bikin perubahan dalam jumlah, konsistensi, warna, atau bau keputihan. 




Ketahuilah Penyebab Keputihan


Adapun penyebab keputihan pada wanita yang tak normal, karena:


1. Infeksi Bakteri Akibat Prilaku Seks yang tak Aman

Infeksi bakteri paling umum menjadi penyebab terjadinya keputihan yang tidak normal. Bacterial vaginosis (BV) merupakan bakteri yang paling umum menyerang. Bakteri ini bisa terjadi karena ketidakseimbangan antara bakteri baik dan jahat di kelamin Anda.

Penyebab terjadinya ketidakseimbangan ini karena prilaku seks yang tidak aman. Prilaku seks ini bisa seperti tidak pakai kondom dan sering gonta-ganti pasangan. Selain itu penggunaan alat kontrasepsi seperti pil KB dan kurangnya menjaga kebersihan vagina dapat pula menjadi faktor penyebabnya.

Gejala infeksi bakteri bisa berupa keputihan berwarna abu, putih atau hijau. Selain itu keputihan juga berbau menyengat dan terasa gatal.


2. Trichomoniasis Akibat Gonta Ganti Handuk

Trichomoniasis dapat menyebabkan keputihan berwarna kuning, hijau dan berbau menyengat. Penularan infeksi ini dapat disebabkan kontak seksual dan pemakaian handuk yang bergantian.


3. Klamidia

Penyebab keputihan yang tidak normal selanjutnya yaitu klamidia. Klamidia bisa diartikan sebagai infeksi bakteri yang menular lewat hubungan seks. Gejala yang muncul yaitu sakit saat buang air kecil, keputihan secara terus menerus, nyeri perut bagian bawah, keputihan berwarna kuning dan berbau tidak sedap. Cara mengatasinya dapat dengan cara tidak bergonta-ganti pasangan seks.


4. Gonore

Gonore, jenis penyakit kelamin yang memicu keputihan tidak normal. Gonore bisa membuat keputihan lebih banyak dari biasanya dan keluarnya nanah pada anus. Ada banyak tanda-tanda lainnya yang akan muncul ketika terinfeksi gonore ini. Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan intensif.


5. Penggunaan Alat Kontrasepsi

Penyebab keputihan selanjutnya, akibat penggunaan alat kontrasepsi. Alat kontrasepsi dalam rahim atau AKDR merupakan alat kontrasepsi yang langsung dimasukkan ke dalam rahim. 

SIMAK JUGA | Jangan Sampai Salah, Nih 9 Ciri-ciri Bayi Sehat

Penggunaan AKDR terkadang dapat menyebabkan keputihan yang berlebih. Ini disebabkan lantaran respons tubuh terhadap benda asing. Keputihan terjadi tidak berbau dan nyeri panggul atau gatal.


6. Penyakit Radang Panggul

Penyakit radang panggul terjadi ketika infeksi yang ditularkan lewat seks tanpa kondom menyebar dari vagina ke rahim, saluran tuba atau ovarium. Radang panggul pada wanita bisa menyebabkan keputihan keluar berlebihan dengan warna yang tak biasa dan berbau tidak sedap.


7. Radang Leher Rahim

Radang leher rahim atau servisitis yakni peradangan pada ujung bawah rahim dekat bukaan vagina. Radang leher rahim memang tak selalu menimbulkan gejala awal, tapi bakal muncul keputihan yang berlebih. Keputihan yang berlebih bisa menjadi tanda terjadinya radang pada leher rahim.


8. Vaginitis

Vaginitis, yakni peradangan pada vagina yang disebabkan infeksi. Peradangan terjadi karena berkurangnya kadar estrogen setelah menopause dan beberapa kelainan kulit. Viginitis ini juga dapat menjadi penyebab keputihan berlebih dan berwarna tidak normal.


9. Kanker Serviks

Kanker serviks termasuk ke dalam penyakit serius akibat human papillomavirus (HPV). Gejala awal penyakit ini sulit dikenali, namun fase awal yang sering diabaikan adalah keputihan. Keputihan akibat kanker serviks biasanya berwarna putih atau bening dengan tekstur cair. Terkadang keputihan bisa berwarna coklat dengan disertai darah dan bau busuk. Duh..!!!


10. Alergi

Alergi pada area vagina bisa menyebabkan keputihan. Biasanya alergi bisa disebabkan akibat pembersih vagina, pelumas, kondom dan lainnya. Hentikan pemakaian dan periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.

BACA JUGA | 9 Penyebab Gairah Seks Istri Anda Turun, Nih Cara Mengatasinya

Itulah penyebab keputihan yang mungkin terjadi pada wanita. 

So, sahabat KAIROS, jangan panik jika mengalami keputihan yang berlebihan, karena pada dasarnya ini merupakan hal yang normal. 

Jika keputihan berlebihan disertai perubahan warna, bau tidak sedap dan gatal, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Tetap jaga kebersihan vagina agar tidak munculnya virus dan bakteri penyebab keputihan yang tidak normal.

Satu hal lagi, yang terpenting agar Anda tak perlu stres. Jauhi sikap jenuh terhadap apapun. Kejenuhan bisa diganti dengan pergi jalan-jalan ke mall atau sekadar nongkrong di kafe. Karena salah satu penyebab keputihan, bisa dipengaruhi akibat stres yang berlebihan.

reporter | adm

sumber | detik







Share:
Komentar

Berita Terkini