Sipayung Tewas Tertancap Egrek, Panen Sawit di Kebun Mertua

Editor: kairos author photo

 



KAIROS - TEWAS tertancap egrek. Begitulah nasib Nurmansyah Sipayung alias Sipayung alias Ucok Aseng (42). Warga Desa Si Ujan Ujan Dusun I Kecamatan Kotarih Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) itu dijemput ajalnya saat memanen sawit di ladang (kebun) milik mertuanya di Desa Siujan-ujan, Kamis (17/9/2020).


Tewas Tertancap Egrek, Sawit Milik Mertua

Keterangan diperoleh, pagi itu sekira pukul 10.00 WIB, Ucok bersama ibu mertuanya, Halimah memanen sawit tanaman tahun 1998 di lahan seluas kurang lebih 8000 M2, terletak di Dusun III Desa Manggis Kecamatan Serbajadi Kabupaten Sergei.

BACA PULA | Jeruk Purut alias 'Utte Pangir', Nih Unsur Kandungannya, Baik untuk Kesehatan

Sipayung mengeggrek sawit dari pohon setinggi 8 meter dengan posisi lahan miring, sedang Halimah mengutip brondolan sawit berjarak 18 meter dari posisi mantunya. Tiba-tiba, Halimah mendengar Sipayung menjerit kesakitan.


Kondisi Telungkup Sekarat

Dia langsung bergegas mendekati Sipayung. Halimah melihat korban dalam posisi telungkup dan sekarat tak jauh dari pohon sawit yang terakhir diegreknya. Tubuhnya tertancap egrek.

Melihat itu Halimah menjerit minta tolong. Teriakan Halimah didengar Rosdiana yang sedang berada di ladang dan lokasi ladang mereka bersebelahan. 

BACA ARTIKEL LAIN | Makan Ceker Ayam, Ketahui 5 Manfaatnya

Setiba di ladang, Rosdiana melihat Sipayung 'mandi darah', Rosdiana kemudian menghubungi perangkat Desa Siujan-ujan menggunakan HP (ponsel).

Tak lama, Sukriwanto Sipayung dan Lamhot Damanik perangkat desa yang dihubungi Rosdiana tiba di lokasi. Namun korban sudah tiada.


Korban Dievakuasi Petugas

Mereka kemudian menghubungi Polsek Kotarih.

Namun karena tempat kejadian perkara di wilayah Desa Kampung Manggis Kecamatan Serba Jadi, dan merupakan wilayah hukumnya Polsek Dolok Masihul, selanjutnya petugas Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul dipimpin Ipda Supriadi yang mengevakuasi jenazah Nurmansyah Sipayung.

Jenazah korban dibawa disemayamkan di rumah duka di Desa Siujan-ujan Kecamatan Kotarih.

Kanit Reskrim Polsek Dolok Masihul ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

''Memang benar ada kejadiannya. Tapi kita belum bisa memberikan keterangan, karena saya masih di rumah duka Desa Siujan-ujan,'' kata polisi. 

reporter | adm

sumber | mistar

Share:
Komentar

Berita Terkini