Stop Cuci Muka Pakai Sabun Mandi, Bikin Kulit Kering

Editor: kairos author photo
Disarankan saat mencuci wajah, jangan pakai sabun mandi/ foto | dok kairos

KAIROS - MESKI pun sudah sangat banyak sabun khusus wajah yang dijual di pasaran, namun beberapa orang masih ada yang menggunakan sabun mandi sebagai sabun pembersih wajah. Padahal ada banyak sekali efek samping cuci muka dengan sabun mandi yang seharusnya diperhatikan.

Memang, agar bersih dan bebas dari berbagai kotoran, Anda harus menggunakan sabun saat mencuci muka ya sahabat KAIROS. Tapi sabun yang digunakan tidak boleh sembarangan. Sabun itu haruslah jenis sabun pembersih yang memang diformulasikan untuk kulit wajah

Sebab, salah-salah justru akan menyebabkan efek samping yang merugikan kulit wajah Anda.

Hal ini karena sabun mandi biasanya mengandung surfaktan lebih tinggi, dimana kandungan tersebut memang bertujuan menghilangkan sebum (minyak) dan kotoran yang menempel di tubuh. 

Ketika digunakan pada kulit muka, kandungan surfaktan ini bisa merusak penghalang kelembapan alami di kulit wajah sehingga membuat kulit wajah menjadi kering.

Selanjutnya, efek samping cuci muka dengan sabun mandi juga bisa mengganggu pH kulit pada muka Anda. 

Hal ini akan mengakibatkan mikroorganisme sehat yang sangat dibutuhkan dalam menjaga sistem kekebalan kulit pada wajah akan terganggu. 

Jika sabun mandi terus digunakan untuk cuci muka, maka kulit yang kering memungkinkan zat iritan masuk ke permukaan kulit yang lebih dalam dan akan menjadi pemicu peradangan.


7 Efek Cuci Muka Pakai Sabun Mandi

Tapi, apakah Anda sendiri salah satu yang masih menggunakan sabun mandi untuk mencuci muka? 

Jika iya, tampaknya Anda perlu mengetahui lebih lanjut efek samping cuci muka dengan sabun mandi itu. 


foto | urbanasia

1. Kerusakan Kulit

Efek samping cuci muka pakai sabun mandi yang pertama yaitu meningkatkan risiko kerusakan kulit pada wajah. Sebab, sabun mandi dibuat dari bahan kimia yang dapat membahayakan kulit wajah. Penggunaan sabun mandi pada wajah juga bisa mengurangi minyak alami kulit dan akan membuat wajah menjadi terlihat menjadi kering dan kusam.

foto | farmasetika

2. Kulit Jadi Kering

Selanjutnya, meningkatkan risiko kulit wajah menjadi kering. Hal ini tidak terlepas dari kandungan asam kaustik yang dapat menghilangkan minyak alami yang diproduksi kulit. Efek samping cuci muka dengan sabun mandi inilah yang akhirnya membuat kulit terlihat tipis dan akhirnya mulai mengelupas bahkan hingga mengalami keriput.

foto | pixabay

3. Menghancurkan Mikroorganisme Baik

Efek samping cuci muka pakai sabun mandi yang terakhir yaitu meningkatkan risiko hancurnya berbagai mikroorganisme baik yang terdapat pada kulit wajah. Padahal, berbagai jenis mikroorganisme baik ini merupakan mikroorganisme yang akan membantu melawan berbagai infeksi yang bisa sewaktu-waktu menyerang kulit.

Tidak terdapatnya mikroorganisme baik itu akan membawa masalah kulit lainnya, seperti jerawat, hingga kemerahan pada wajah.


foto | liputan6

4. Memengaruhi Kesehatan Kulit

Jika Anda masih saja nekat menggunakan sabun mandi secara terus menerus, maka akan menghilangkan lipid alami pada kulit. Padahal, adanya lipid alami pada kulit ini berfungsi untuk melindungi kulit dari infeksi. 

Jika kandungan lipid pada kulit berkurang, maka akan meningkatkan risiko terserang bakteri serta infeksi virus pada kulit. Dengan kata lain, efek samping cuci muka dengan sabun mandi akan memengaruhi kekebalan kulit.

foto | pixabay


5. Mengganggu Keseimbangan pH Kulit

Seimbangnya kandungan pH pada kulit wajah menjadi sangat penting. Hal tersebut karena pH akan membantu mencegah bakteri dan segala jenis infeksi yang bisa menyerang kulit wajah. Selain itu, pH pada kulit sendiri dapat membantu mencegah kulit kering dan bersisik.

foto | pixabay

6. Berisiko Menyumbat pori-pori Kulit Wajah

Salah satu efek samping cuci muka dengan sabun mandi selanjutnya adalah risiko adanya penyumbatan pori-pori yang terjadi di kulit wajah. Hal ini, tidak lain disebabkan karena sebagian besar sabun mandi yang dijual di pasaran memiliki kandungan asam lemak yang dapat menjadi menyumbat pori-pori di kulit wajah.

Dalam jangka panjang, penyumbatan pori-pori pada kulit wajah ini akhirnya akan menyebabkan berbagai masalah kulit lainnya, seperti komedo, jerawat dan infeksi.

foto | idntimes

7. Menghilangkan vitamin pada Kulit Wajah

Adanya kandungan vitamin D pada kulit wajah juga akan berisiko menghilang apabila menggunakan sabun mandi sebagai sabun untuk cuci muka. Kandungan vitamin D yang dihasilkan dari paparan sinar matahari akan rusak oleh bahan kimia yang terkandung di dalam sabun mandi tersebut. 

Padahal, vitamin ini menjadi sangat penting dalam menjaga kesehatan kulit wajah Anda.

Semoga info ini bermanfaat ya sahabat KAIROS.

reporter | adm

sumber | liputan6/boldsky

Share:
Komentar

Berita Terkini