Awas, Kenali Gejala Stroke Ringan dan Penyebabnya

Editor: kairos author photo

Sakit kepala dan pusing, salah satu indikasi gejala stroke ringan. foto | kids.grid
KAIROS - STROKE (struk) ringan punya durasi serangan yang singkat dan dapat menghilang dalam beberapa menit. Namun meski gejalanya telah pergi, penyakit ini tetap menyimpan bahaya mematikan jika diabaikan, termasuk kematian.

Stroke ringan sendiri dalam bahasa medis dinamakan serangan iskemik sesaat atau transient ischaemic attack (TIA). Penyebab penyakit ini sama dengan stroke, yaitu terhalangnya aliran darah ke otak. Sehingga, wajar jika gejala yang muncul juga mirip dengan stroke.


foto | alodokter

Gejala Stroke Ringan

Gejala stroke ringan itu biasanya mudah dikenali melalui gangguan pada wajah, lengan dan kemampuan bicara. 

Ciri-ciri Gejala Stroke Ringan

Untuk mengenal lebih jauh, berikut ciri-cirinya:

> Stroke ringan dapat menyebabkan kelemahan otot wajah, tanda-tandanya, wajah turun ke salah satu sisi (wajah terlihat tidak simetris), tidak bisa senyum, tidak dapat mengerutkan dahi dan mata atau mulut turun ke bawah.

Penderita stroke ringan kemungkinan tidak mampu mengangkat kedua lengan dan tungkai. 

Hal ini terjadi karena anggota gerak mereka lemas atau mati rasa pada salah satu sisi.

> Kesemutan di bagian tubuh yang terkena serangan stroke ringan, seperti wajah, lengan dan tungkai pada sisi yang terganggu.

> Kemampuan bicara juga bisa terganggu. Misalnya bicara cadel, tidak beraturan, tidak dapat memahami ucapan orang lain atau bahkan tidak mampu bicara sama sekali.

> Pandangan terganggu di salah satu atau kedua mata.

> Sakit kepala dan pusing.

> Kesulitan berjalan atau mempertahankan posisi tubuh karena adanya gangguan sistem koordinasi tubuh. Kesulitan berjalan juga bisa disebabkan kelemahan pada tungkai dan kaki.

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala itu, disarankan menghubungi dokter.

Sebagai solusi umum yang bisa kita lakukan sahabat KAIROS, agar sejak dini kita menjaga pola makan sehat, diantaranya mengurangi makanan bersantan, gorengan dan jangan tidur hingga larut malam. Hal terpenting, usahakan olahraga rutin, minimal 30 menit sehari. 

Hal lain yang tak bisa diabaikan adalah, selalulah berpikir positif. Karena hati yang senang adalah obat.

Semoga kita semua terhindar dari penyakit ini.

reporter | adm

sumber | alodokter


Share:
Komentar

Berita Terkini