Ayah Intip Putrinya Ganti Baju, Tangan Diikat Jilbab, 4x 'Dica8uLi'

Editor: kairos author photo
foto ilustrasi | pixabay

KAIROS - INTIP putrinya ganti baju, seorang ayah berinisial CA (62) terpaksa harus mempertangungjawabkan perbuatanya kepada penegak hukum. Pasalnya, ayah yang berdomisili di Aceh Besar itu diduga telah memperkosa anak kandungnya sebanyak empat kali.

Perbuatan sang ayah itu terbongkar ketika dia baru saja mengintip korban (putrinya-red) saat berganti baju, lewat lubang kamar di rumahnya.

“Posisi kamar bersebelahan, dan pelaku mengintip korban lewat lubang kamar, motifnya karena pelaku tergiur dengan tubuh korban,” kata AKP M Ryan Citra Yudha, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh dalam jumpa pers, Rabu (28/10/2020).

foto | tagar

Menurut polisi, pemerkosaan pertama dilakoni tersangka pada Juni 2015, saat itu pelaku melihat korban baru saja selesai mandi dengan ditutupi handuk di badannya.

“Pelaku mengintipnya lewat lubang kamar saat korban berganti pakaian dan saat itu tergiur dengan tubuh anaknya itu, lantas menggaulinya,” ujarnya.

Sekadar diketahui, personel Polresta Banda Aceh menangkap seorang ayah berinisial CA (62), warga Kabupaten Aceh Besar karena telah mencabuli anak kandungnya yang masih berusia 16 tahun.

“Korban disetubuhi ayah kandungnya sebanyak empat kali, dilakukan di rumah saat istrinya sedang tidak berada di rumah,” kata polisi.

Ryan menyampaikan, pelaku mencabuli korban pertama kali pada Juni, dan berlanjut November 2015, kemudian diulangi lagi pada 2017, dan terakhir Agustus 2020.

Polisi menyatakan, pencabulan itu dilakoni pelaku dengan cara mengikat tangan korban menggunakan jilbab, dan menutup wajah anaknya itu dengan bantal. 

“Pelaku juga mengancam akan membunuh korban menggunakan pisau jika menceritakan peristiwa itu kepada orang lain,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku diyakini melanggar pasal 81 ayat (1) dan ayat (3) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UU Nomor 17 tahun 2016 dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

sumber | antara/mistar/tagar

Share:
Komentar

Berita Terkini