Hilangkan Bau Mulut dengan Cepat, Nih Caranya!

Editor: kairos author photo

Ternyata 95 persen orang tak sadar mulutnya mengeluarkan bau tak sedap. foto | nikita

KAIROS - HILANGKAN bau mulut, mungkin beragam cara sudah dilakoni orang, namun hasilnya masih belum maksimal. Memang, masalah bau mulut yang tak sedap bisa menjadi masalah besar bagi sebagian besar orang, sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan ekstra. 

Sebenarnya untuk menghilangkan bau mulut ringan, ada cara mudah dan cepat yang bisa dikerjakan di rumah.

Orang yang mengalami bau mulut pasti akan merasa tidak nyaman, terlebih jika sedang berada di sekitar orang lain. 

foto | brilio


Pengaruhi Rasa Percaya Diri

Banyak yang mengeluhkan kasus bau mulut bisa menurunkan kepercayaan diri dan mengganggu orang lain di dekatnya.

Bau mulut, atau bahasa medisnya disebut halitosis, disebabkan bakteri yang tertinggal pada gigi atau lidah. Maka tak heran jika masalah bau mulut seringkali dianggap akibat dari kebersihan mulut yang buruk. 

Kemudian diperparah dengan jenis makanan yang dimakan, merokok, dehidrasi, mulut kering, sariawan atau kebiasaan menggigit-gigit barang misalnya pensil atau kuku.

Tapi dalam beberapa kasus, bau mulut juga menandakan masalah kesehatan serius lainnya, seperti diabetes, jantung, penyakit gigi dan gusi, infeksi sinus, gangguan saluran pencernaan, liver, gagal ginjal, bronkitis, hingga kanker paru-paru.

Agar bau mulut tak menjadi hambatan dalam beraktivitas dan bersosialisasi, berikut cara menghilangkan bau mulut tak sedap dengan cepat dan ampuh.

foto | pixabay

Kumur dengan Mouthwash

Menggunakan mouthwash atau obat kumur, cara cepat pertama untuk membersihkan area mulut dari bau tidak sedap. 

Namun perlu diingat, menggunakan obat kumur bukan berarti masalah bau mulut teratasi seketika karena kandungan antiseptiknya hanya bertahan sesaat.

Berkumur dengan mouthwash dapat menyegarkan aroma nafas sekaligus memberi perlindungan ekstra dalam membasmi bakteri penyebab bau di mulut. Untuk mendapatkan hasil yang baik, gunakan obat kumur setelah gosok gigi dan pastikan menggunakan obat kumur yang mengandung zat aktif pembasmi bakteri penyebab bau mulut.

Botol air minum. foto | dokumen KAIROS

Hilangkan Bau Mulut dengan Banyak Minum

Minumlah banyak air putih agar mulut tetap lembap, terlebih pada saat baru bangun tidur. Karena bakteri yang menyebabkan napas berbau tidak sedap memiliki sifat anaerobik, artinya bakteri itu akan tumbuh subur dalam suasana yang kering.

Itu sebabnya, air putih cukup berperan untuk menyeimbangkan kelembapan mulut guna mengatasi pertumbuhan bakteri dan menjaga organ tubuh berfungsi normal.

Meski bau mulut dapat dikurangi dengan minum, namun hindari selain air putih, seperti soda, minuman botol berpengawet, kopi, dan alkohol. Minuman tersebut memicu munculnya napas bau busuk dan dapat menghilangkan enamel pada gigi.

Selain itu, kopi dan alkohol justru merangsang mulut lebih kering. Sementara di balik rasa soda yang manis, apabila menempel pada mulut akan menghasilkan asam berlebih sehingga menimbulkan masalah bau mulut yang serius. Jadi kurangi konsumsi jenis minuman tersebut.

foto | kumparan


Rajin Gosok Gigi

Jika Anda tidak menyikat gigi dan menggosok gigi setiap hari, partikel makanan dapat tetap ada di mulut sehingga meningkatkan pertumbuhan bakteri di sela gigi, gusi dan lidah. 

Bakteri yang bersarang dan bertumbuh itu adalah penyebab utama bau mulut.

Anjuran yang ideal untuk menggosok gigi adalah dua kali sehari. Gantilah sikat gigi maksimal dua bulan sekali atau jangan digunakan apabila bulu sikat sudah rusak. Pilih sikat gigi berbulu halus agar tidak melukai mulut dan gusi.

Disarankan untuk menggunakan pasta gigi yang mengandung flouride. Sekadar diketahui Flouride dapat mencegah karies gigi sekaligus membantu melindungi gigi dari asam yang dihasilkan bakteri yang menggerogoti sisa-sisa makanan.

Nah, jika mulut bebas sisa makanan dan asam, kemungkinan kecil mulut menghasilkan bau tak sedap. Jangan lupa tutup aktivitas gosok gigi dengan menggosok lidah. Lidah juga merupakan sarang bersembunyi bakteri, selain di gigi.

Daun sirih. foto | pixabay

Daun Sirih

Daun sirih mengandung banyak antibakteri salah satunya adalah zat allylpyrocatechol (APC) yang dapat mengikat bakteri anaerob penyebab bau mulut. 

Fungsi antibakterial APC adalah dapat mengurangi produksi methyl mercaptan dan hydrogen sulfide, gas berbau yang dihasilkan oleh bakteri.

Selain untuk mengatasi bau mulut, daun sirih juga dapat mengurangi risiko terbentuknya karies gigi. Bisa juga meminum rebusan atau seduhan air daun sirih. Konsumsi air sirih dua kali sehari secara rutin untuk hasil yang maksimal.

foto | nikita

Kunyah Permen Karet

Permen karet bisa menjadi salah satu solusi cepat untuk menghilangkan bau mulut saat dalam kondisi yang terdesak. Mengunyah permen karet dapat merangsang produksi air liur sehingga mulut tidak kering.

Pilih permen karet rasa mint dan hindari permen karet tanpa gula. Bakteri di dalam mulut bisa memakan kandungan gula yang terdapat dalam permen karet rasa manis, sehingga dapat menghasilkan asam dalam mulut yang menyebabkan bau napas tak sedap.

Jika bisa, pilihlah permen karet yang mengandung xylitol. Xylitol adalah pemanis alami yang bersifat antibakteri yang mampu menjaga kesehatan gigi. 

Pemanis ini bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang dan mencegah agar bakteri jahat itu tidak menempel di gigi dan mulut.

foto | liputan6

Jauhi Makanan yang Bikin Bau Mulut

Banyak jenis makanan tertentu yang ketika dimakan memengaruhi bau napas yang dihasilkan dari mulut. Alasannya, ketika dicerna, makanan itu diserap ke dalam aliran darah kemudian dikeluarkan oleh paru-paru ketika bernapas.

Makanlah makanan yang sehat, seimbang dan makanan teratur. Diet tertentu--seperti puasa dan diet rendah karbohidrat dapat menyebabkan mulut mengeluarkan bau tidak sedap.

Hindari makanan penyebab bau seperti bawang-bawangan dan makanan pedas, atau makanan manis lainnya. Terlalu banyak mengonsumsi bawang putih tidak hanya menyebabkan bau mulut, tetapi juga menimbulkan bau badan tak sedap.

foto | dokumen KAIROS

Berhenti merokok

Berhenti merokok dan mengunyah produk berbasis tembakau. Tembakau pada rokok dapat menyebabkan bau mulut, memudarkan warna gigi, mengurangi kemampuan mengecap rasa dan dapat mengiritasi gusi.

Mintalah tips kepada dokter gigi untuk menghentikan kebiasaan merokok ini agar terhindar dari bau mulut tak sedap.

Demikian sahabat KAIROS teknik menghilangkan bau mulut, semoga bermanfaat!

reporter | adm

sumber | cnnindonesia

Share:
Komentar

Berita Terkini