Isteri Jadi TKI, 2 Anak Kandung yang Masih Ingusan ''Di-64UL1''

Editor: kairos author photo

 

foto ilustrasi |  suara

KAIROS - SEORANG bapak bernama Heru Suroso, warga Kampung Megu, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten. Betapa tidak, Heru tega mencabuli dua anaknya sendiri.

Bukannya melindungi layaknya ayah bertanggungjawab, Heru justru mencabuli dua anaknya yang masing-masing masih dibawah umur, terlalu! 

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Tangerang, AKP Agus Ahmad membenarkan kasus pencabulan terhadap anak itu, sebagaimana saat dikonfirmasi, Minggu (25/10/2020).

"Ya benar kami sudah menangkap HS (Heru Suroso) terduga pelaku persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur. Korbannya anaknya sendiri," ujar Agus melalui sambungan telepon.

Agus menjelaskan, pelaku memiliki dua anak. Yang pertama berusia 7 tahun, kemudian yang kedua baru berusia 4 tahun.

Anak pertama, telah disetubuhi pelaku. Entah apa yang ada di otaknya (red, pelaku), dia juga menjadikan anaknya keduanya menjadi sasaran nafsu birahinya.

"Anak pertama itu disetubuhi pelaku. Kemudian, yang kedua dicabuli juga," ucap Agus.

''Pengakuan pelaku melakukan hal itu dua sampai tiga kali kepada anaknya," sambungnya.

Dari keterangannya, Agus menuturkan, pelaku tidak kuat menahan hawa nafsunya karena ditinggalkan istri menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Di mana isteri menjadi TKI sudah cukup lama.

"Motif pelaku melakukan hal itu kepada anaknya karena ditinggalkan istrinya kerja di luar negeri. Sampai saat ini yang bersangkutan kami terus lakukan pemeriksaan," kata Agus.

Polisi menjerat Heru dalam Pasal 81 dan atau Pasal 82 Undang-Undang RI nomor. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak dengan ancamannya maksimal 15 tahun penjara.

"Iya perbuatannya itu masuk dalam pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," tuturnya.

"Soal itu (rilis ungkap kasus) masih menunggu perintah. Yang jelas, pelaku terus dilakukan pemeriksaan," imbuhnya.

Sementara kasus pencabulan anak dibawah umur Heru terungkap saat adanya laporan yang masuk ke Polresta Tangerang tanggal 9 September.

Karena ada laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Akhirnya, Heru berhasil diringkus aparat Reserse Kriminal Unit PPA di kediamannya Kampung Megu, RT 002 RW 001, pekan lalu.

sumber | suara

Share:
Komentar

Berita Terkini