Isteri Sering Digoda, Jukir Habisi Nyawa Tetangga

Editor: kairos author photo

 

Suasana terakhir di tempat kejadian perkara (TKP). foto | riausky

KAIROS - TAK terima isteri sering digoda. Begitulah kasus pembunuhan yang dilatarbelakangi cemburu buta kali ini. Tapi kadang faktor cemburu seperti ini bisa berujung fatal.

Seorang juru parkir (jukir) nekat membunuh tetangganya hanya karena persoalan cemburu buta

Pelaku MN yang dibakar cemburu buta menghabisi korban dengan membacok berkali-kali menggunakan celurit karena menduga korban kerap menggoda isterinya.

Penemuan mayat korban pada Jumat (16/10/2020) siang, langsung menggemparkan warga Jalan Wonosari Wetan Gang Dua di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) itu.

Keluarga korban menangis histeris melihat kondisi korban korban bernama Achmad Suhandi (47) yang tewas mengenaskan.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di teras rumahnya. 

Luka parah terlihat di bagian kepala dan sekujur tubuh korban karena sabetan senjata tajam celurit milik MN.

“Jam 8.30 WIB kemarin kejadiannya. Adik saya sempat menjerit-jerit karena dia melihat kejadian itu. Ternyata dia lihat Pak Achmad itu dibacok pelaku,” kata saksi mata, Arif, Sabtu (17/10/2020).

Menurut Arief, dugaan pembunuhan ini karena permasalahan asmara yang terjadi sejak 10 tahun lalu. Pelaku selama ini sering menuduh korban kerap mengganggu istrinya. Bahkan, pelaku kerap menuduh korban berselingkuh dengan sang isteri.

Warga setempat pernah mempertemukan keduanya untuk mengakhiri konfik karena tuduhannya pelaku tidak terbukti. Namun, tanpa sepengetahuan warga, keduanya kembali bersitegang Jumat siang. Akhirnya pelaku MN yang juga berprofesi sebagai tukang parkir itu menghabisi korban dengan sebilah celurit.

“Kasus ini udah lama, hanya karena cemburu buta. Mereka sering cekcok 10 tahun ini. Keduanya sudah dipertemukan dan tuduhan pelaku ini tidak terbukti. Ternyata pelaku ini masih dendam,” kata Arif.

Sementara Kapolsek Semampir Kompol Agus Aryanto membenarkan peristiwa pembunuhan ini. 

Pelaku menghabisi korbannya dengan menggunakan sebilah celurit. Korban tewas karena menderita luka serius di bagian kepala dan sekujur tubuhnya.

“Korban tewas dibunuh dengan celurit,” ujar Kompol Agus Aryanto.

Jenazah korban sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Dokter Soetomo Surabaya untuk diotopsi. Sementara pelaku langsung kabur meninggalkan rumah bersama keluarganya dan hingga kini dalam pengejaran polisi. 

sumber | riausky

Share:
Komentar

Berita Terkini