KONTEN DEWASA: Habis 'Gituan' tak Dibayar, Janda Muda Bawa Kabur Motor Teman Kencan

Editor: kairos author photo
Pelaku wanita yang membelakangi kamera diamankan polisi lantaran membawa kabur sepedamotor teman kencannya. Kasus ini dipicu lantaran dirinya habis 'gituan' tak dibayar si cowok (red pelapor). foto | riausky 

KAIROS - Gegara habis gituan tak dibayar seorang janda muda malah berbuat nekat dengan melarikan sepedamotor teman kencannya. Akibatnya, polisi terpaksa mengamankan LN (29), seorang janda muda asal Palembang, Sumatera Selatan itu. 

Ya, dia ditangkap karena nekat mencuri sepedamotor (curanmor) pelanggan kencan yang enggan membayarnya.

Kasus curanmor itu sebenarnya terjadi pada 15 September lalu di sebuah kafe bernama 'RD' di Sumsel sana. 

Pencurian ini terjadi setelah LN dan pelapor, JA, sepakat berhubungan intim setelah mabuk minuman keras (miras).

"Saya itu awalnya sedang minum miras di kafe sama teman. Datang dia (pelapor) ke kafe dan sama-sama minum di situ," ucap LN saat ditemui di Polsek Sukarami, Rabu (30/9/2020).

Setelah 2 jam menikmati miras, LN diajak pelapor, JA ke tempat indekos yang tak jauh dari kafe. 

Nah, di kamar, LN dan pelapor membuat kesepakatan untuk berhubungan intim dengan bayaran Rp 800 ribu.

"Kami masuk kamar sekitar pukul 02.00 WIB. Setelah selesai main (red, gituan), saya minta uang Rp 800 ribu yang dijanjikan," imbuh LN sembari menangis sesenggukan kepada polisi.

Sayang, setelah puas, JA mengaku tidak punya uang. 

Siapa yang tak kesal? Sudah puas, tak mau bayar. Begitulah tampaknya LN yang memang kesal. Dia lantas memeriksa semua barang dan dompet JA dan tidak ditemukan sepeser pun uang untuk bayar jasa hubungan intim itu.

"Saya kesal, dia bilang nggak punya uang. Semua tas-dompet sudah diperiksa, tidak ada uang sama sekali. Itulah saya biarkan dia tidur dulu," katanya.

Begitu melihat JA tertidur pulas, LN mengambil kunci motor dan membawanya kabur

Motor itu kemudian diserahkan kepada temannya untuk dijual Rp 8 juta.

"Motor saya minta Rp 8 juta, tapi dijual Rp 5 juta. Saya tahu ini bakal dilaporkan, jadi saya sembunyi dan dikasih uang itu cuma Rp 300 ribu sebelum akhirnya ketangkap," kata LN.

Namun LN mengaku pencurian nekat itu dilakoni karena pelapor tidak bayar setelah berkencan. Dia bahkan mengaku tidak kenal dengan pelapor karena sama-sama pengunjung Kafe RD.

Kapolsek Sukarami AKP Satria Dwi Dharma yang dihubungi wartawan membenarkan penangkapan LN. 

LN ditahan di Polsek dan dijerat Pasal 362 KUHP setelah ditangkap pada 27 September lalu.

"Benar atas kejadian itu pelaku telah diamankan Unit Reskrim Polsek dan sudah ditahan," kata Satria. 

reporter | adm2

sumber | riausky

Share:
Komentar

Berita Terkini