SUPER TEGA...!!! Janda Muda Hamil Tewas Diracun Pacar

Editor: kairos author photo
Adegan rekonstruksi pelaku saat menghabisi nyawa korban. foto | riausky

KAIROS - SEORANG janda muda hamil dilaporkan tewas setelah diracuni pacarnya dengan racun tikus. Usai mengamankan pelaku, Satreskrim Polres Cilegon menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap seorang janda EN (24) warga Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang yng dilakukan oleh pelaku FR (28) yang merupakan kekasih korban, Selasa (27/10/2020).

Diketahui peristiwa ini terjadi Jumat (11/9/2020 ) lalu di Pantai Cibereum, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Terungkap dalam rekonstruksi itu pelaku membunuh korban lantaran tak ingin bertanggungjawab atas kehamilan korban.

Rekonstruksi pembunuhan berencana dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Pantai Cibereum, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang itu dilakukan petugas di lapangan apel Mapolres Cilegon.

Didampingi petugas kepolisian tersangka melakukan rekonstruksi sebanyak 53 adegan dimulai dari adegan ajakan pelaku mengajak korban memeriksakan kandungannya hingga pelaku kepergok warga pada saat meracuni korban dengan racun tikus di TKP.

Kanit III Satreskrim Polres Cilegon, Iptu Asep Gundara mengatakan total adegan rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut sebanyak 53 adegan dimulai dari pelaku mengirim pesan kepada korban untuk mengecek kandungannya di sebuah klinik bidan hingga pelaku dipergoki warga pada saat mencekik korban.

“Diketahui pada adegan ke 38 pelaku meracuni korban,” terangnya.

Sementara di tempat itu Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Maryadi menerangkan dilakukannya rekonstruksi kasus pembunuhan berencana ini bertujuan memberikan gambaran titik terang atas terjadinya pembunuhan itu.

“Dimana dalam rekonstruksi itu kita petakan, kita rencanakan sampai pelaku melakukan tindak pidana,” kata Kasat Reskrim Polres Cilegon.

Polisi menuturkan rekonstruksi ini juga untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan sekaligus untuk mencocokkan dengan data-data yang diperoleh penyidik agar setelah dilimpahkan ke kejaksaan tidak ditemukan kejanggalan.

“Sementara ini masih dalam kategori pemeriksaan tidak ada perkembangan baru, dan sesuai apa yang disampaikan saksi dan tersangka. Tahapan selanjutnya kita pemberkasan menunggu hasil laboratorium kiriminal terhadap barang bukti kemudian kita kirim ke kejaksaan.”  

sumber | riausky

Share:
Komentar

Berita Terkini