Bayi Susah Tidur? Periksa 5 Masalah Umum Ini

Editor: kairos author photo
foto | theasianparent


KAIROS - PUNYA seorang bayi di dalam keluarga, selalu menjadi hal baru yang sangat menarik sekaligus melelahkan untuk para orangtua baru. Rata-rata bayi yang baru lahir tidur sepanjang hari dan hanya terbangun beberapa saat untuk disusui dan keperluan buang air kecil dan besar.

Tapi sebagian bayi bisa terjaga lebih lama di malam hari atau di jam yang seharusnya terlelap tetapi mereka memilih untuk membukan mata dan bahkan menangis sepanjang mereka terjaga. 

Jika Anda salah satu orangtua yang mengalami hal ini. mungkin Anda harus memeriksa beberapa hal di bawah ini.


1. Jam internal bayi Anda tidak sinkron dengan jadwal 24 jam. 

Ingatlah bahwa bayi Anda masih mengembangkan ritme sirkadiannya (sebuah proses yang mengatur siklus tidur-bangun tubuh).

Meskipun bayi baru lahir memerlukan waktu lebih dari 12 minggu untuk mempelajari perbedaan antara siang dan malam hari, Anda dapat secara perlahan meningkatkan waktu agar bayi Anda tetap terjaga di siang hari untuk memastikan dia tidur lebih lama di malam hari.

Anda juga dapat membawa bayi keluar rumah selama beberapa waktu agar dia terpapar cahaya alami, untuk membantu mengatur ulang siklus tidur.


2. Bayi Anda Kelaparan. 

Karena bayi tidak memiliki cara lain untuk mengekspresikan diri, mereka harus mengandalkan tangisan, jeritan, dan ketidakmampuan mereka untuk tidur untuk memahami apa yang mereka butuhkan.

Jika si kecil menolak untuk tidur, dia mungkin lapar atau haus. Bahkan jika Anda telah memberi makan bayi Anda satu atau dua jam lebih awal, ingatlah bahwa bayi yang baru lahir perlu sering disusui. Jadi, jika bayi Anda tidak bisa tidur, periksa apakah dia perlu diberi makan lagi.


3. Bayi Anda Kelelahan. 

Bayi bisa menjadi sangat cerewet dan rewel jika mereka kelelahan sepanjang hari. Mungkin Anda baru melakukan perjalanan yang mengharuskan Anda menggendong seharian dan mengakibatkan tubuh bayi berada dalam posisi tertentu yang terkadang bisa menyebabkan kekakuan di bagian tertentu. Cobalah membedongnya dengan tidak terlalu ketat tetapi cukup untuk membuatnya merasa aman.


4. Bayi Anda tak Nyaman. 

Apakah suhu ruangan terlalu hangat atau dingin untuk si kecil? Apakah popok terlalu ketat atau basah atau kotor? Jika Anda tidak tahu mengapa bayi Anda tidak bisa tidur, coba periksa apa yang membuatnya tidak nyaman.


5. Bayi Anda Ingin Habiskan Waktu Lebih Banyak Bersama Anda. 

Ya, terkadang si kecil hanya membutuhkan kehadiran Anda yang menenangkan dan meyakinkan untuk kembali tidur. Menggendong, memberikan kontak kulit-ke-kulit di dada Anda atau bahkan berpelukan akan sangat mambantu. 

sumber | mistar

Share:
Komentar

Berita Terkini