Di Medan, Ajakan Tidur Bareng Ditolak, Amuk Wanita Selingkuhan

Editor: kairos author photo
foto | pojoksatu

KAIROS - AJAKAN tidur bareng ditolak lantas menganiaya, akhirnya berunjung ke sel penjara. Begitulah Personil Polsek Patumbak yang menangkap seorang pria warga Jalan Gersang Gudang Putra Simas, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, setelah dilaporkan selingkuhannya atas dugaan tindak kekerasan.

Pria itu CRH alias Carlos (37) yang menganiaya korban seorang perempuan inisial AGN atau saat sedang berdua di satu rumah di Jalan Bendungan KM 11, Kecamatan Medan Amplas Kota Medan.

Dari informasi yang himpun, kejadian ini berawal saat Carlos menjemput AGN di Jalan SM Raja Simpang Mariendal dan mengajaknya untuk pergi ke rumah teman di Jalan Bendungan, pada 26 Oktober 2020 lalu.

Malam harinya, Carlos membentangkan tikar di ruang tamu, lalu mengajak korban untuk tidur di sampingnya. 

Namun korban tidak mau dan membuat pelaku emosi. 

Seketika itu, korban dijambak, dipukul dan tangannya digigit hingga menimbulkan luka lebam di lengan kanan dan luka gores di tangan kiri.

Tak tahan jadi bulan-bulan pelaku, korban yang telah bersuami menelepon suaminya itu untuk menjemputnya. 

Sekitar satu jam kemudian suami korban datang menjemput dan langsung mengadu ke Polsek Patumbak.

Atas laporan ini, polisi langsung mencari pelaku. 

Tanggal 11 November 2020, Tekab Polsek Patumbak menerima informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di Jalan SM Raja Simpang Jalan Balai Desa, Kecamatan Medan Amplas tepatnya di bawah flyover.

Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza menjelaskan timnya langsung turun dan membekuknya. 

“Saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Pelaku mengakui hubungan perselingkuhannya dengan korban,” jelasnya kepada wartawan, Senin (23/11/2020).

“Saat ini pelaku dijerat Pasal 351 ayat (1) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 2 tahun delapan bulan,” tutupnya. 

sumber | pojoksumut

Share:
Komentar

Berita Terkini