Menghilang Usai Aniaya Isteri, Suami 'Gol' Dijerat Pasal KDRT

Editor: kairos author photo

 

Seorang pria berstatus suami diciduk polisi (tengah) setelah menganiaya isterinya. foto | mistar

KAIROS - SUAMI diciduk polisi setelah dilaporkan menghilang usai menganiaya isterinya. Tak terima dipukuli, seorang sang isteri melaporkan suaminya sendiri ke Polres Tanjungbalai. 

Beruntung sang suami atas nama Rudi Ansari Lubis alias Rudi (45) diciduk personil Tekab Satreskrim Polres Tanjungbalai. Penangkapan tersangka setelah namanya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Warga Jalan Patimura, Gang Turang, Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan ini semula melarikan diri selama hampir satu bulan usai melakukan penganiayaan terhadap Juliana alias Juli (43), isterinya sendiri.

Iptu Ahmad Dahlan, Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai Rabu (11/11/2020) malam membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka itu. Dikatakannya, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap pasangan suami isteri (pasutri) itu terjadi, Jumat (16/10/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.

“TKP penganiayaannya di Jalan SMA Negri 3, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar,Kota Tanjung Balai,” katanya.

Penangkapan terhadap tersangka ini, sambung Iptu Ahmad Dahlan, dilakukan berdasarkan adanya laporan Polisi Nomor : LP / 257 / XI / 2020 / SU / Res T.Balai, Tanggal 16 Oktober 2020.

“Tersangka RAL alias R (45) ini ditangkap personil Tekab Satreskrim Polres Tanjungbalai setelah adanya terbit Surat Perintah Penangkapan Nomor: Sp-Kap / 103 / XI / RES 1.6.2020 / Reskrim, tanggal 11 November 2020,” katanya.

Saat itu, kata Iptu Ahmad Dahlan lagi, tersangka sedang duduk-duduk di depan rumah salah seorang warga yang terletak di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penganiayaan itu sendiri, Rabu (11/11/20) sekitar pukul 15.45 WIB.

''Mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka ini dijerat dengan perkara tindak pidana melakukan kekerasan dalam rumah tangga  (KDRT) atau penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 44 ayat(1) UU RI No 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Subs 351 ayat (1) dari KUHPidana.” pungkasnya. 

sumber | mistar

Share:
Komentar

Berita Terkini