Nikah 2 Minggu Tapi Usia Kehamilan Sudah 1 Bulan, Kok Bisa? Jangan Suudzon Dulu

Editor: kairos author photo


foto | KAIROS

KAIROS - Bagi pasangan yang baru menikah kehamilan memang kabar yang menggembirakan. Tapi bagaimana jadinya jika ternyata belakangan diketahui bahwa usia kehamilan bayi lebih tua dari usia pernikahan?

Hal itu juga yang dialami seorang netter dengan nama Enja. 

Dia menceritakan hal ini beberapa waktu silam. Enja mendapat kabar isterinya hamil di usia pernikahan yang baru menginjak 2 mingguan, tapi dokter bilang isterinya sudah hamil satu bulan.

Tentu kabar ini membuat Enja menduga hal yang macam-macam dengan isterinya. 

Nah sebaiknya jangan berpikir bahwa isteri selingkuh sebelum nikah atau melakukan hal negatif lain. 

Karena ternyata usia kehamilan, lanjut Enja, bukan ditentukan dari tanggal terjadinya pembuahan sperma dan ovum sesasat setelah berhubungan badan melainkan dihitung berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT). 

Pengalaman serupa juga dijabarkan seorang pemilik akun Twitter bernama Cahyanti, @cahyaftr yang mencoba menjelaskan bagaimana bisa usia kehamilan seseorang lebih tua dibandingkan usia pernikahannya.

Menurut Cahyanti, seperti dilansir dari unggahannya, usia kehamilan seseorang bukan dihitung dari tanggal pernikahan. 

Melainkan mulai dihitung dari hari pertama menstruasi atau haid terakhir.

"Kok bisa? Kan baru nikah 2 minggu? Tapi kok hamil 1 bulan 5 hari?

FYI, perhitungan usia kehamilan itu dimulai dari Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) bukan tanggal nikah..

Ini sepele banget, tapi wajib tau yaa calon manten/ yg belum nikah," jelasnya.

Misalnya, seseorang mengalami menstruasi terakhir sebelum menikah pada tanggal 17 Februari. Kemudian, ia melangsungkan pernikahannya pada 8 Maret. Selanjutnya pada 22 Maret, ia melakukan cek kandungan ke dokter atau bidan dan hasilnya usia kandungan satu bulan lima hari.

Usia itu dihitung dimulai dari hari pertama menstruasi terakhir sebelum menikah, yaitu tanggal 17 Februari.

"Nih ya misal:

Hari pertama haid terakhir : 17 februari

Tanggal nikah : 8 maret

Cek ke bidan : 22 maret

Usia kehamilan : 1 bulan 5 hari," jelas pemilik akun @cahyaftr.

Namun, menurut Cahyanti, perhitungan itu tak bisa dilakukan kepada semua wanita. Hal ini dikarenakan siklus menstruasi pada setiap wanita berbeda-beda.

Untuk itu, bagi para wanita yang baru saja menikah sebaiknya melakukan pengecekan keadaan kandungan melalui USG.

"Ngga tau yaa aku.

FYI ga semua wanita haidnya 28 hari sekali yaa... ada (beneran ada) tmen aku haidnya 6 bulan sekali.

Jadi mending USG aja biar jelas," tuturnya.

Lantas, mengapa usia kehamilan dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir?

Alasannya adalah masa kesuburan setelah menstruasi. Para ahli menyebutkan bahwa ovum atau sel telur akan keluar pada hari ke-14 setelah menstruasi terakhir. Sehingga, usia janin dapat diprediksi dengan menghitung hari terakhir menstruasi.

So, jangan gampang berpikiran buruk ya!

sumber | akurat/berbagiberita

Share:
Komentar

Berita Terkini