Alat Vital Ukuran ‘XL’, Cinta Satu Malam Berujung Penjara, Pacar Pendarahan

Editor: kairos author photo
Pelaku berbaju merah saat diamankan polisi.

KAIROS - Remaja berinisial TS (16) ditangkap personel Sat Reskrim Polres Pematang Siantar, Jumat (4/12/2020). Pasanya remaja putus sekolah itu ditangkap dalam dugaan pencabulan terhadap pacarnya berinisial EL (16) hingga menderita pendarahan. Ya, cinta satu malam itu berujung penjara, deh!

Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar, AKP Edi Sukamto akhirnya meringkus TS (16) warga jalan Tangki Lorong 20,Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba. 

Remaja putus sekolah itu dilaporkan lantaran mencabuli ELH (16) warga jalan Pendidikan Huta III Karang sari,Kecamatan Gunung Maligas,Kabupaten Simalungun. 

Polisi mengatakan, TS ditangkap berdasarkan Laporan Polisi nomor: 607/ XI/2020 / SU/STR pada 23 November 2020. 

Peristiwa itu berawal Rabu (18/11/2020) sekira pukul 22.00 Wib. Saat itu EL pulang ke rumahnya mengalami pendarahan. 

Awalnya, kepada orangtuanya, remaja perempuan itu mengaku sedang haid alias ‘datang bulan’.

“Jadi pas pulang dia ke rumah, korban mengaku sedang haid (datang bulan). Namun, karena terus pendarahan yang banyak, orangtuanya membawa korban periksa ke bidan. Ternyata korban bukan haid, tapi mengalami luka di bagian kemaluannya,” kata polisi. 

Mendengar keterangan bidan, kedua orangtua EL kemudian menginterogasi putri mereka. 

“Saat itulah korban mengaku kepada orangtuanya bahwa dia sudah dicabuli tersangka,” jelasnya. 

Mendengar pengakuan itu, kedua orangtuanya membawa EL membuat pengaduan resmi ke Mapolres Siantar. 

Polisi kemudian melakukan penyelidikan. Sementara TS yang diduga telah mengetahui dilaporkan langsung menghilang selama 2 minggu lebih hingga akhirnya ditangkap polisi. 

“Tim opsnal mendapat informasi terduga pelaku berada di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, tepatnya di Warnet Martua,” pungkasnya. 

Kepada polisi pemuda itu akhirnya mengakui telah mencabuli pacarnya EL. 

“Pelaku mengaku mencabuli korban sebanyak 1 kali. Korban dibawa ke penginapan Losmen Mandarin di Jalan Tuan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir,” papar polisi.

Pesan moral: untuk para orangtua, mari menjaga ekstra ketat anak-anak kita.

sumber/foto | metro24jam
Share:
Komentar

Berita Terkini