Fenomena Janda Bolong: Bapak-bapak Ini Nekat Hingga Masuk Hutan

Editor: kairos author photo
Bapak-bapak yang sedang berburu janda bolong hingga nekat masuk ke hutan. foto | riausky

KAIROS - TERGIUR dengan janda bolong. Begitulah, belakangan nama janda bolong begitu familiar, wajar kini banyak diburu, tidak hanya para kolektor, banyak masyarakat awam yang mendadak menjadi penyuka tanaman.

Bentuk daunnya yang unik dan sulit didapat membuat harga tanaman bernama Latin Monstera adansonii ini jadi melambung tinggi hingga ratusan juta.

Bayangkan! Untuk Janda Bolong berukuran paling kecil saja harganya bisa mencapai sekitar Rp400 ribu. Bahkan di salah satu toko online, tanaman yang bagian tengah daunnya bolong-bolong ini dibanderol Rp200 juta!

Banyak orang yang tak menyadari jika tanaman Janda Bolong sebetulnya banyak tumbuh liar. Untuk kalangan masyarakat kota, mungkin tanaman ini jadi terlihat langka.

Melihat peluang yang cukup menggiurkan itu, banyak orang berburu tanaman tropis ini. Bahkan emak-emak ikut mencarinya hingga ke hutan-hutan.

Itulah yang tergambar dalam dua video yang dibagikan oleh akun @makassar_iinfo di Instagram baru-baru ini.

Dalam video, tampak dua emak-emak mencari tanaman Janda Bolong di hutan. Mereka rela masuk ke dalam semak-semak untuk mendapatkan tanaman itu.

Terlihat wajah mereka begitu sumringah ketika menemukan tanaman hias tersebut di antara lebatnya semak-semak hutan.

Malah bukan hanya emak-emak saja yang sibuk cari tanaman hias tersebut, bapak-bapak juga tertarik untuk menemukan Janda Bolong ini.

Mereka bukan hanya mencari di hutan, tapi sudah merambah hingga ke kebun sawit segala. Tampak seorang bapak tersenyum malu usai mendapat satu Janda Bolong.

Postingan ini pun banjir komentar dari netizen. Mereka menyayangkan orang-orang dalam video yang dengan seenaknya mencabut tanaman di hutan.

Ada juga yang menyebut fenomena Janda Bolong ini mungkin akan bernasib sama saat terjadi demam batu akik beberapa waktu yang lalu.

Awalnya batu akik dihargai sangat mahal, tapi setelah beberapa waktu akhirnya tenggelam dan tidak ada harganya sama sekali.

"Bentar lagi juga gak laku itu kaya demam batu akik."

"Rusakin aja terus alamnya, nanti anak cucu kita tinggal di alam lain aja."

"Karna banyak yg punya sekarang gak semahal itu lagi wkwk."

"Berani beraninya ini para suami cari janda di hadapan anak dan istrinya."

"Semesta yang membesarkan kalian tinggal cabut dan menjualkan, miris." 

sumber | riausky/Indozone

Share:
Komentar

Berita Terkini