MOHON DOA..!!! Bayi Kembar Siam Labuhanbatu Dioperasi, Besok

Editor: kairos author photo

 

Adam dan Aris, bayi kembar siam. foto | mistar

KAIROS - Bayi kembar siam asal Labuhanbatu (Sumatera Utara) bakal dioperasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik-Medan. Kalau tak ada aral melintang, proses operasi pemisahan bayi kembar siam ini diadakan Rabu (20/1/2021).

Sekadar diketahui, bayi malang yang bakalan dioperasi itu bernama Adam dan Aris. Mereka tercatat sebagai warga Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. 

Bayi kembar siam.

dr Rizky Adriansyah MKed (Ped) SpA (K), Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSUP H Adam Malik mengatakan, kondisi bayi kembar siam ini memang sudah siap untuk operasi pemisahan. 

Operasi ini, kata dia, kali keempatnya sepanjang sejarah rumah sakit vertikal Kemenkes itu.

“Jika tidak ada halangan, pemisahannya ini nanti akan dilaksanakan di ruang operasi Gedung CMU (Central Medical Unit) RSUP Haji Adam Malik,” ucapnya, Selasa (19/1/2021).

Rizky menjelaskan, bayi kembar siam Adam dan Aris akan menjalani pemisahan di bagian dada dan perut mereka. 

Pemisahannya itu terkait beberapa organ di dalamnya yang mungkin ada perlengketan, terutama bagian hati dan saluran cerna. 

“Karena sebagian besar yang dempet memang di daerah perut,” jelasnya.

Dia melanjutkan, operasi ini akan dilaksanakan oleh tim yang diketuai oleh Prof dr Guslihan Dasa Tjipta SpA(K), dengan melibatkan sekitar 50 orang tenaga medis yang terdiri dari beberapa dokter sub spesialis, terutama dokter spesialis bedah anak, dokter spesialis anesthesi pediatrik, dan dokter spesialis anak.

“Kita akan menggunakan protokol kesehatan, di mana seluruh tim yang terlibat langsung dalam operasi akan menggunakan APD (alat pelindung diri). Kemudian juga akan dilakukan swab untuk screening Covid-19,” ujarnya.

Rizky menerangkan, bayi kembar siam Adam dan Aris sendiri saat ini dalam keadaan sehat dengan berat badan total sekitar 16 kg. 

Keduanya sudah berusia 1 tahun 9 bulan 10 hari, di mana mereka lahir di RSUP Haji Adam Malik pada tanggal 9 Desember 2019 lalu. 

“Kondisi bayi saat ini cukup sehat, tumbuh kembang cukup baik, sudah bisa berjalan walaupun jalannya berdua, tidur juga bareng, berdua dengan posisi miring,” katanya.

Sementara itu, orangtua bayi kembar siam Adam dan Aris, Nur Rahmawati (26) dan Supono (32) berharap proses operasi bisa berjalan dengan lancar dan dapat memisahkan kedua bayi mereka. 

“Mudah-mudahan berhasil, tidak ada kendala apapun dan kami sudah percayakan kepada tim dokter,” tutur mereka.

Sebelumnya, tim dokter dari RSUP Haji Adam Malik sudah berhasil memisahkan bayi kembar siam Mariana-Mariani asal Aceh Timur pada tahun 2005, Sahira-Fahira dari Asahan pada 2017 dan Adam-Malik dari Tapanuli Utara pada 2019. 


sumber | mistar

Share:
Komentar

Berita Terkini