Aurel dan Atta Halilintar Ingin Bayi Kembar

Editor: kairos author photo

 

Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar. foto | akurat

KAIROS - Meski belum resmi menikah, pasangan Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar sudah bersiap untuk segera memiliki momongan. Baru-baru ini, sejoli yang rencananya akan menikah pada 3 April 2021 ini mengunjungi dokter kandungan.


Pasalnya, keduanya memang punya impian untuk memiliki bayi kembar. Dan demi mewujudkannya, Aurel dan Atta pun berkonsultasi terlebih dulu perihal rencana mereka. Hal ini direkam dalam kanal YouTube Atta yang diunggah pada Kamis (18/3/2021).


"Jadi hari ini aku mau ke dokter kandungan, jangan salah paham ya guys. bukan berarti dia udah hamil. Bukan, cuma karena kita mau program anak kembar, jadi kita mau tanya dulu program anak kembar itu seperti apa," ujar YouTuber berusia 26 tahun itu.

foto | merdeka


Aurel pun mengungkap alasannya mengapa mengunjungi dokter kandungan sebelum dirinya dan Atta resmi menikah. Menurutnya, jika ditunda, mereka khawatir pada akhirnya mereka tidak dapat memiliki bayi kembar seperti yang direncanakan.


"Emang kamu bisa gitu nahan, kan malam pertama kita nggak ada yang tahu. Kan pengennya kembar, nanti tiba-tiba nggak jadi kembar gimana," ungkap sulung Anang Hermansyah itu pada sang kekasih.


Keinginan memiliki bayi kembar sendiri, kata Atta, bukanlah datang dari Aurel. Sulung 11 bersaudara ini memang sangat ingin memiliki buah hati kembar. Bahkan sebelum punya rencana menikah, Atta pernah meminta pada sang ibu untuk melahirkan adik kembar.


"Nah kalo aku dulu tuh minta sama mamaku. 'Mi, please melahirkan lagi terakhir, tapi anak terakhir please kembar.' Saking inginnya aku punya adik kembar, jadi sampe request ke mama aku tolong please mau anak kembar," ungkapnya.


Sayangnya, kata dia, Tuhan memang tak mengizinkan, mengingat sang ibu sudah memiliki banyak anak, hal ini mungkin akan berisiko terhadap kesehatannya. Sehingga sang ibu berharap, bisa diberikan cucu kembar.


Sesampainya di rumah sakit, pasangan muda ini pun langsung berkonsultasi mengenai rencana mereka. Dokter pun menyarankan mereka untuk melakukan program inseminasi.


"Di sini cuma bisa hitung tanggal sama inseminasi. Inseminasi itu ya tetep distimulasi terus nanti spermanya dimasukin. Tapi bukan bayi tabung. Nanti setelah distimulasi pakai vitamin, dilihat responnya, telurnya banyak atau nggak. Kalau telurnya banyak lebih dari dua, ya bisa kemungkinan punya anak kembar," jelas sang dokter.

sumber | suara

Share:
Komentar

Berita Terkini