Ada 2 Lawan 3...??? Belasan Pasangan Dirazia Sedang 'Ngamar'

Editor: kairos author photo

 

Pasangan yang bukan suami isteri digerebek personil Satpol PP bekerjasama dengan TNI/Polri. foto | goriau

KAIROS - SATPOL PP Indragiri Hilir (Inhil), Riau menggelar razia wisma dan hotel di Tembilahan dan Tembilahan Hulu, pada Sabtu (27/3/2021) dini hari. Dalam giat operasi yustisi ini, sebanyak 13 pasangan bukan suami istri diamankan oleh petugas. Terlibat dalam giat ini, TNI, Polri dan PM.

Kepala Satpol PP Inhil, Marta Haryadi, menjelaskan, pukul 00.30 Wib, regu 3 mendatangi wisma Sabrina yang berada di Jalan K.H Dewantara. 

"Di sini didapati pasangan yang tidak dapat menunjukkan identitas, seperti buku nikah kepada petugas," ungkapnya.

Kemudian, pada pukul 00.35 Wib, regu 4 mendatangi Wisma Berliant di Jalan Telaga Biru. Petugas mendapati 2 wanita bersama 3 pria dalam satu kamar. 

"Dan petugas juga mendapati pasangan muda mudi bukan suami isteri di kamar yang berbeda," tuturnya.

Lanjut Marta, pada pukul 00.45 Wib, regu 3 mendatangi wisma Kemuning dan mendapati sepasang muda mudi bukan suami isteri sedang berada dalam satu kamar

"Pada pukul 00.40 Wib, regu 1 mendatangi Hotel Green Tembilahan, petugas mendapati pasangan bukan suami isteri berada dalam satu kamar," bebernya.

Sekitar pukul 01.00 Wib, regu 3 mendapati 2 pasang muda mudi bukan suami isteri di Hotel Dubest Jalan Telaga Biru. "Kemudian pada pukul 01.20 Wib, regu 4 mendatangi Wisma Ananda di Jalan Telaga Biru Parit 6 Tembilahan mendapati 4 pasang muda mudi bukan suami isteri pada kamarnya masing-masing," katanya.

Dikatakan Marta lagi, pada pukul 01.00 Wib, regu 2 mendatangi dan memeriksa Kost Raja di Jalan Trimas. Petugas mendapati sepasang muda-mudi dalam salah satu kamar kost.

"Pada pukul 01.15 Wib, regu 1 mendapati pasangan bukan suami isteri berada dalam 1 kamar Wisma 99 di Jalan Guru Hasan. Petugas menindaklanjuti dengan mambawa pasangan itu ke Kantor Satpol PP. Yang diamankan ada 29 orang," tandasnya.

Disampaikan Marta, seharusnya pemilik kost diharuskan memiliki data berupa buku tamu yang menyewa kost, untuk mempermudah petugas melaksanakan pemeriksaan di kost tersebut.

"Untuk recepsionis supaya bertindak koperatif terhadap petugas yang melaksanakan pemeriksaan di hotel atau wisma. Agar tidak terjadinya kesalah pahaman antara petugas dan pihak hotel atau wisma," pungkasnya.

sumber/foto | goriau


Share:
Komentar

Berita Terkini