5 Cara Hilangkan Bau Kaki Secara Alami

Editor: kairos author photo

 

Ada beberapa cara untuk menghilangkan bau kaki. foto | dokumen KAIROS


KAIROS - HILANGKAN bau kaki? Duh, masalah ini memang rada tak mengenakkan ya. Aroma tidak sedap yang keluar dari kaki alias bau kaki pasti mengganggu dan membuat pengidapnya merasa tidak nyaman. Bahkan ini jadi mimpi buruk jika terjadi saat berada di antara orang lain, misalnya di kantor atau di sekolah. 

Bau kaki bisa terjadi karena terlalu lama mengenakan sepatu tertutup. Tidak membersihkan kaki dengan benar juga bisa menjadi pemicu bau kaki muncul.


Bau Kaki Akibat Penumpukan Keringat

Ternyata bau kaki memiliki nama medis bromodosis. Umumnya kondisi ini terjadi karena adanya penumpukan keringat yang akhirnya menghasilkan pertumbuhan bakteri pada kulit. 

Bakteri itulah yang menjadi penyebab munculnya bau tak sedap dari kedua kaki. Selain keringat berlebih, bau kaki juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur, seperti kaki atlet. Kabar baiknya, bromodosis bisa diatasi dengan mudah dan cepat.


Tips Sederhana Hilangkan Bau Kaki

Bau kaki memang mengganggu, tetapi jangan khawatir! Kondisi ini ternyata bisa diatasi dengan cara yang tergolong sederhana. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau kaki secara alami:


Rutin Bersihkan Kaki

Untuk menghilangkan bau kaki, kuncinya menjaga kebersihan dan kerapihan kaki. 

Dengan begitu, bakteri penyebab bau kaki pun bisa dihilangkan. Berikut ini hal-hal yang perlu kamu lakukan secara rutin agar kebersihan kaki tetap terjaga:

Gunakan sabun berbahan lembut dan scrub untuk mencuci kaki setidaknya sekali sehari. Waktu terbaik untuk mencuci kaki, saat mandi pagi dan mandi sore. Setelah mencuci kaki, sangat penting untuk mengeringkan kaki sepenuhnya. Beri perhatian khususnya pada sela-sela jari kaki, di mana air yang tersisa bisa dengan mudah menyebabkan bakteri tumbuh.

Gunting kuku kaki kamu sesering mungkin hingga pendek dan pastikan untuk membersihkannya secara teratur.

Hilangkan kulit mati yang keras dari kaki kamu dengan foot file. Ini penting karena kulit keras akan menjadi lembek ketika basah dan menciptakan tempat di mana bakteri senang untuk hidup.


Jangan Salah Pilih Sepatu dan Kaus Kaki 

Selain menjaga kebersihan kaki, kebersihan sepatu dan kaus kaki yang kamu kenakan juga mesti diperhatikan. 

Ganti kaus kaki setidaknya sekali sehari. Bila kamu beraktivitas di lingkungan yang panas atau berolahraga, harus lebih sering mengganti kaus kaki.

Sebaiknya kamu memiliki dua pasang sepatu agar kamu bisa memakainya bergantian. 

Dengan begitu, kamu bisa memastikan setiap pasang sepatu benar-benar kering dari keringat selama sehari penuh sebelum dikenakan lagi. Anda juga bisa melepas sol di sepatu untuk membantu mengeringkannya. 

Sepatu basah memungkinkan bakteri tumbuh di kaki dengan lebih cepat.

Pilih kaus kaki yang menyerap keringat, misalnya kaus kaki tebal dan lembut yang terbuat dari serat alami atau kaus kaki olahraga.

Hindari mengenakan sepatu yang ketat atau yang terlalu tertutup, sehingga tidak memungkinkan sirkulasi udara.


Gunakan Garam

Selain bermanfaat sebagai bumbu dapur, garam ternyata juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau kaki, lho. 

Garam bisa mengurangi kelembapan di kaki dan melawan bakteri penyebab bau kaki. Caranya, campurkan garam ke dalam 1 baskom air hangat, lalu rendam kaki selama 20 menit. 


Gunakan Lemon

Kandungan anti bakterial dalam lemon dipercaya bisa membasmi bakteri penyebab bau kaki. Cara memanfaatkannya, siapkan 6 buah lemon yang sudah diperas. Kemudian, campurkan air lemon itu dengan 1 baskom air hangat. Rendam kedua kaki di dalam baskom selama 15 menit.


Pakailah Cuka

Selain lemon, cuka yang punya kadar asam yang tinggi juga efektif membunuh kuman penyebab bau kaki. Caranya, campurkan setengah gelas cuka dengan 1 baskom air, lalu rendam kaki selama 15 menit. Lakukan cara ini secara rutin, minimal sekali seminggu. 

Demikian cara untuk menghilangkan bau kaki secara alami. Namun, bila perawatan di rumah tidak mampu menghilangkan bromodosis, sebaiknya kunjungi dokter kulit yang Anda kenal.

sumber\foto | halodoc\dokumen KAIROS

Share:
Komentar

Berita Terkini