Di SMK Negeri 1 Sentani, Guru dan Orangtua Sepakati Biaya Komite

Editor: kairos author photo
Richardus Stanislaus Poana, ST,. foto | kairos-yan

KAIROS -  USAI penyerahan siswa baru dari orang tua di lapangan upacara SMK Negeri 1 Sentani  ke pihak Guru, Senin (5/7/2021) dilanjutkan pertemuan  antara guru dan orang tua siswa baru  Tahun Ajaran 2021 – 2022 bersama ketua komite. Topik kedua pihak membicarakan seputar biaya untuk sistem pembelajarannya.

''Setiap pembelajaran yang kita lakukan yaitu tatap muka terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan kita harus tahu bersama grafik perkembangan Covid 19 di kabupaten Kota dan provinsi Papua maka kita juga  lakukan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Karena kelengkapan air sabun dan tempat untuk mencuci tangan sudah disiapkan tapi yang diharapkan partisipasi orang tua adalah masker supaya setiap hari siswa di sekolah menggunakan masker,'' kata Richardus Stanislaus Poana, ST, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sentani-Kabupaten Jaya Pura, Senin (5/7/2021).

Sementara air dan sabun, kata Richardus Stanislaus Poana, pihak sekolah  sudah sediakan untuk mencuci tangan, ruangan  bengkel – bengkel praktik di lingkungan sekolah, airnya lancar melimpah.

''Kemudian untuk mengantisipasi jangan mereka berkumpul di kelas kami berbagi  jadi jumlah siswa yang banyak  seperti di kelas (X) TKR otomotif siswa yang mendaftar sebanyak 30 orang menjadi 2 kelas, Sedangkan  tahun ajaran baru 2021 - 2022 hanya kelas (X) dan (XI) karena kelas 12 sedang mengikuti praktik industri atau prakerin maka pembagian seit belajar juga kami berlakukan.'' 

''Pukul 08:00 dan pukul 11: 00 itu yang mengikuti pelajaran tatap muka di sekolah kelas (X). Setelah kelas (X) pulang kelas (XI) masuk, pukul 11:30 sampai pukul 15:00. Ini semua untuk mendukung pemerintah supaya jangan terjadi claster baru di sekolah kita.''


Menurut Richardus Stanislaus Poana, tatap muka itu sangat penting karena sistem pembelajaran online siswa tidak diikutinya dengan baik bahkan mereka tidak mendapatkan ilmu sama sekali jadi bentuk pendidikan turun drastis sekali. 

''Untuk itu tetap melakukan pembelajaran tatap muka tapi mengikuti protokol kesehatan,'' katanya.


Dukung Penuh Biaya Komite

Hasil rapat dengan orang tua, urai Richardus Stanislaus Poana, agenda yang kita sampaikan tentang biaya dan sistem pembelajaran didukung orang tua murid karena dari biaya Rp960.000 ada sebagian yang kita pending karena menunggu surat resmi tentang biaya pendidikan SMA SMK se-provinsi Papua dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.

''Maka walaupun tadi ada rincian tapi belum kita tarik dari orang tua siswa. Tapi yang kami sepakati bersama dengan orang tua siswa mendukung penuh biaya Komite yang selama ini Rp50.000 dinaikkan menjadi Rp100.000. Untuk menunjang masa pengenalan lingkungan sekolah akan digelar pada Senin 12 Juli sampai  Rabu 14 Juli 2021, sudah mulai membayar hari ini di bendahara komite.''

Untuk  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Senin 12 Juli dilaksanakan selama 3 hari.

''Walaupun belum ada yang bayar tapi datang saja ke sekolah. Karena kami pihak sekolah mengerti. Masing–masing  rejeki orang tua itu berbeda sehingga  tidak bisa dipaksakan!'' imbaunya.

reporter | yan

Share:
Komentar

Berita Terkini