Eroll Yohanis Daisiu: ''Warga Sentani Wajib Vaksin!''

Editor: kairos author photo
Kepala Distrik Sentani, Eroll Yohanis Daisiu. foto | kairos-yan

KAIROS - KEPALA Distrik Sentani Eroll Yohanis Daisiu, Rabu (7/7/2021) menyampaikan pesan bupati Jayapura agar memberi arahan vaksinasi kepada warganya. Vaksin dimaksud adalah vaksin massal khusus untuk 3 Distrik di wilayah Sentani yaitu Distrik Sentani kota, Sentani Timur dan Waibu.

Untuk Distrik Sentani kota, kata Eroll Yohanis Daisiu hari ini, sedang menyelenggarakan vaksin massal sesuai komunikasi dengan dokter Adi sebanyak 250 vaksin dan nomor antrean yang disediakan medis habis terpakai untuk antre  sehingga akan dilanjutkan vaksin kedua.  


Kantor Distrik Sentani, jabar Eroll Yohanis Daisiu, melaksanakan vaksin pertama dan vaksin  kedua akan diadakan di tempat yang sama pada 4 Agustus 2021 mendatang.

''Sesuai arahan Bupati masyarakat wajib vaksin dengan standar yang digunakan petugas sebanyak 250 vaksin. 

Kemudian ikhwal protokol kesehatan diwajibkan bagi warga yang datang terutama menggunakan masker.

''Sehingga kami dari Pemerintah Distrik berharap seluruh warga masyarakat di Sentani mengikuti vaksin untuk hari ini.''

''Setelah itu kita akan melakukan koordinasi dengan Kepala Puskesmas untuk menyepakati pindah lokasi,'' katanya. 


Sementara itu, Dokter Adi selaku  Kepala Puskesmas Sentani mengatakan secara teori vaksin 98% itu mencegah angka kematian dan 92% itu mencegah gejala berat. 

''Untuk itu, warga distrik Sentani marilah  berbondong - bondong  vaksin untuk menjadi kebutuhan kita dan juga kebutuhan keluarga,'' kata dia, 

Menurutnya,  ada beberapa peraturan yang sudah diwajibkan untuk vaksinasi karena instruksi Presiden seperti itu.

''Ada juga beberapa persyaratan administrasi wajib menyertakan syarat vaksinasi. Jadi Puskesmas Sentani akan menyebar ke beberapa lokasi menjadi pusat kegiatan aktivitas keluarga untuk mencoba bagaimana vaksin lebih gencar,'' paparnya.

Dilihat secara Lab dari foto terjadi penumpukan warga untuk mendapatkan vaksinasi. 

''Karena antusias yang terlalu tinggi dan memang tempat kami sangat luas masyarakat boleh berada di titik - titik mana yang penting jangan berkerumun dan tetap patuhi protokol kesehatan.'' 

''Kemudian tempat pelayanan bagian di depan sudah kita bantu  melayani supaya tidak terjadi penumpukan. Dan memang pada saat terjadi penumpukan masyarakat menunggu susah untuk kita hindarkan''. 

Tapi dengan adanya fasilitas kesehatan yang disediakan diimbau ke masyarakat jangan lupa menggunakan masker sebelum vaksin.

 ''Kemudian jangan berkerumun. Ketika pulang ke rumah wajib membersihkan diri dengan baik supaya tidak membawa virus,'' imbau dokter Adi.

Sekadar diketahui, virus Covid-19 belakangan ini dirasakan kian mengganas. Presiden menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah untuk memberi vaksinasi kepada setiap warganya. Ini penting, untuk mengantisipasi lonjakan pasien yang terpapar.

reporter | yan

Share:
Komentar

Berita Terkini