PT SAM Air Angkut Logistik Gratis, Peduli Warga Elelim Yalimo

Editor: kairos author photo

 

PT SAM Air yang mengangkut logistik gratis sebagai bentuk kepeduliannya terhadap warga Elelim Yalimo. foto | KAIROS -yan

KAIROS - PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) Air, salah satu operator maskapai penerbangan di Papua membantu pendistribusian logistik untuk warga yang terdampak kerusuhan di Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua.

Logistik seberat 1 ton lebih yang diberikan KKSS Kabupaten Jayawijaya, diangkut secara gratis oleh pesawat SAM Air dari Bandara Wamena tujuan Elelim, pada awal Juli.

Logistik yang diangkut itu berupa bahan makanan, air minuman kemasan, perlengkapan bayi, selimut dan pakaian

H.Wagus Hidayat selaku Direktur Utama PT. SAM Air mengatakan bantuan logistik ini memang digagas KKSS Kabupaten Jayawijaya sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang ada di Elelim. Dimana saat ini masih banyak yang mengungsi akibat kehilangan rumah sekaligus tempat usaha karena dibakar massa saat kerusuhan.   

"Ya, terkait dengan bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada saudara-saudara kita yang berada di Elelim, Kabupaten Yalimo itu digagas KKSS Kabupaten Jayawijaya. Alhamdulillah, kami selaku operator dari perusahaan SAM Air juga ikut membantu dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan itu secara gratis," ungkap Dayat, kemarin.

Dia mengaku, awalnya bantuan akan dikirim menggunakan mobil dari Wamena ke Elelim namun ada sejumlah ruas jalan yang tidak bisa dilalui,  sehingga harus menggunakan pesawat terbang.

Dayat pun mengajak mengajak masyarakat di Provinsi Papua bisa turut peduli dengan membantu para korban kerusuhan yang kini masih mengungsi.

"Mudah-mudahan bantuan seberat satu ton lebih itu dapat bermanfaat dan berguna bagi saudara-saudara kita yang ada di sana. Karena kami dengar ada lebih seribuan jiwa yang masih terdampak dari kerusuhan atau pembakaran kemarin," harap Dayat.

Untuk diketahui, sebanyak 1.146 warga di Kabupaten Yalimo, Papua, mengungsi setelah kerusuhan yang pecah 29 Juni 2021. Sejumlah kantor pemerintahan, rumah warga dan kios dibakar massa yang tidak terima atas putusan Mahkamah Konsitusi (MK) mendiskualifikasi pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1, Erdi Dabi-Jhon Wilil.

Reporter | yan

Share:
Komentar

Berita Terkini