Bayi Terkecil di Dunia Lahir, Beratnya 0,21 Kg

Editor: kairos author photo
Bayi terkecil di dunia lahir di Singapura. foto | cnnindonesia

KAIROS - BAYI terkecil di dunia bertahan hidup setelah setahun berada di rumah sakit. Bayi bernama Kwek Yu Xuan ini lahir prematur dengan berat hanya 0,21 kg di Singapura pada Juni 2020 lalu.  Sebagai perbandingan, rata-rata berat badan bayi yang lahir normal mencapai 2,9-3,6 kg.

Kwek Yu Xuan lahir dari pasangan suami dan istri Kwek Wee Liang dan Wong Mei Ling. Dia lahir prematur empat bulan lebih awal saat sang ibu mengalami preeklamsia atau tekanan darah tinggi.

BACA PULA | Berapa Kali Mandi yang Dianjurkan pada Bayi dalam Sehari?

Saat lahir, dokter menyebut bayi itu punya peluang bertahan hidup yang sangat terbatas. 

Studi dari University of Iowa, menyebut kelangsungan hidup seorang anak yang lahir di bawah 0,4 kg adalah sangat jarang. Peluang bertahan hidup hanya sekitar 50-70 persen.

Namun, perawatan yang intensif berhasil membuat bayi terkecil di dunia bertahan hidup hingga saat ini. 

Kwek Yu Xuan diyakini sebagai bayi paling ringan yang pernah dilahirkan dan dipulangkan dengan baik. 

BACA SELENGKAPNYA | Gak Usah Cemas, Ini Penyebab Bayi Anda Susah Makan

Berat badan Kwek Yu Xuan paling rendah dibandingkan rekor yang ada sebelumnya.

Data yang ada dari University of Iowa mencatat anak yang lahir di Jerman pada 2016 memiliki berat badan 0,23 kg. 

Sedangkan Guinness World Record mencatat bayi terkecil memiliki berat 0,24 kg.

Yu Xuan lahir melalui operasi Caesar darurat saat usia kehamilan ibu kurang dari 25 minggu. 

Setelah lahir, Yu Xuan langsung dibawa ke unit perawatan intensif neonatal National University Hospital, Singapura.

Selama 13 bulan, Yu Xuan bergantung hidup dengan perawatan dari mesin. Berdasarkan pengamatan tim dokter, Yu Xuan termasuk bayi yang aktif, responsif, dan ceria.

"Itu adalah perjalanan yang sulit bagi Yu Xuan dan kami sangat menghargai upaya bersama dan dukungan yang baik dari rekan-rekan kami, para donor serta komunitas yang lebih besar yang telah berkontribusi pada kelangsungan dan pertumbuhannya," kata kepala dan konsultan senior di Departemen Neonatologi National University Hospital, Zubair Amin, dikutip dari CNN.

Tim dokter mengaku senang dengan perkembangan Yu Xuan di tengah pandemi Covid-19.

"Dengan komplikasi kesehatan yang muncul saat lahir, dia telah menginspirasi orang-orang di sekitarnya dengan ketekunan dan pertumbuhannya," kata tim rumah sakit.

Yu Xuan kini sudah memiliki kondisi yang membaik dengan berat 6,3 Kg, 

BACA JUGA | Atasi Pilek pada Bayi Anda, Caranya Begini

Kini, Yu Xuan masih memiliki penyakit paru-paru kronis dan hipertensi pulmonal.

"Doa terbaik kami untuk Yu Xuan Kecil saat dia terus tumbuh, berkembang, dan mengalahkan peluang setiap hari," kata tim rumah sakit.

Itulah kisah Yu Xuan, bayi terkecil di dunia bertahan hidup dengan berat badan lahir 0,21 kg.

sumber\foto | cnnindonesia\riausky

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini