Benarkah Keputihan Pertanda Kanker Serviks?

Editor: kairos author photo

 

Keputihan penyebab kanker serviks. foto ilustrasi | sukabumiupdate

KAIROS – KEPUTIHAN pertanda kanker serviks? Duh! Keputihan merupakan keluarnya cairan berwarna bening atau putih susu dari vagina. Hal itu normal dan umum dialami wanita. Faktanya, cairan tersebut berperan penting untuk menjaga kebersihan vagina dan membantu mencegah infeksi.

Meski begitu, Anda perlu berhati-hati terhadap keputihan dengan ciri-ciri yang berbeda dari biasanya. 

BACA PULA | 6 Cara Atasi Keputihan Anda, Pakai Bahan Alami Ini!

Sebab, keputihan yang tidak normal bisa menjadi gejala awal kanker serviks. Inilah ulasannya.

Keputihan yang Jadi Tanda Kanker Serviks

Keputihan bisa muncul dalam jumlah, bau, dan warna yang bervariasi, tergantung pada waktu siklus menstruasi kamu. Misalnya, kamu akan cenderung memiliki keputihan yang banyak saat sedang ovulasi, menyusui, atau terangsang. Baunya pun juga bisa berbeda ketika Anda hamil atau kurang menjaga kebersihan pribadi. Sedangkan warna keputihan, biasanya berkisar dari bening hingga putih susu.

Namun, hati-hati bila warna, bau atau konsistensi keputihan berbeda dari biasanya. 

Apalagi bila Anda juga mengalami gatal atau terbakar pada vagina, karena kamu mungkin menderita infeksi atau kondisi lain. 

Berbagai penyebab keputihan tidak normal, antara lain:

> Konsumsi obat antibiotik atau steroid;

> Pil KB;

> Tampon yang lupa dilepas;

> Vaginosis bakteri;

> Penyakit radang panggul;

> Trikomoniasis;

> Vaginitis;

> Infeksi ragi (vagina).

Keputihan yang tak normal juga dapat menjadi gejala infeksi menular seksual (IMS) tertentu, seperti klamidia atau gonore. Infeksi tersebut dapat menyebar dan memengaruhi rahim, indung telur, dan saluran tuba, dan dapat diteruskan atau ditularkan ke pasangan seksual. Makanya, deteksi IMS memang perlu. 

BACA SELENGKAPNYA | Nih 10 Penyebab Keputihan yang Perlu Ladies Tahu!

Tidak hanya membuat tidak nyaman, keputihan yang tidak normal juga bisa menjadi pertanda penyakit yang berbahaya, seperti kanker serviks. 

Bila keputihan berbau tidak sedap, berwarna kecokelatan atau ada bercak darah, waspadai kanker serviks. 

Gejala Awal Kanker Serviks yang Perlu Diwaspadai

Selain keputihan tidak normal, kanker serviks juga bisa ditandai gejala awal berikut ini:

Pendarahan vagina yang tidak normal, seperti setelah hubungan seksual, antara periode menstruasi, atau setelah menopause. Hanya saja periode menstruasi mungkin lebih berat dan bertahan lebih lama dari biasanya.

Sayangnya, kanker serviks seringkali tidak menimbulkan gejala yang signifikan pada tahap awal. 

Itulah mengapa penting bagi wanita untuk mendapatkan pemeriksaan panggul dan pemeriksaan pap smear secara rutin untuk mendeteksi kanker lebih dini. Dengan begitu, kanker serviks masih bisa bisa diobati.

Bila Anda mengalami keputihan yang tidak normal, dokter akan melakukan tes skrining untuk mendeteksi kanker serviks dan sel prakanker yang bisa berkembang menjadi kanker serviks. Beberapa tes skrining yang bisa dilakukan, antara lain:

> Tes Pap smear untuk mengumpulkan sel-sel dari leher rahim kamu untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

> Tes DNA HPV juga bisa dilakukan untuk menguji sel-sel yang sudah dikumpulkan dari serviks untuk mendeteksi infeksi dengan salah satu jenis HPV yang paling mungkin menyebabkan kanker serviks.

Bila tes skrining serviks Anda menunjukkan hasil yang tidak normal atau gejala kanker serviks, kamu biasanya akan direkomendasikan untuk menjalani kolposkopi. Ini adalah pemeriksaan untuk mencari kelainan pada leher rahim.

Selain memeriksa serviks, dokter mungkin juga akan mengambil sampel jaringan kecil (biopsi) sehingga bisa diperiksa untuk sel kanker.

BACA LAGI | Yuk Usir Keputihan dan Bau Busuk di Miss V

Bila terdeteksi pada tahap paling awal, kanker serviks dianggap sebagai salah satu jenis kanker yang paling dapat diobati. Kematian akibat kanker serviks telah menurun secara signifikan dengan peningkatan skrining melalui pemeriksaan pap smear. 

sumber\foto | halodoc\sukabumiupdate
reporter | mey
Share:
Komentar

Berita Terkini