Sekum KONI Papua: ''Jangan Bangun Opini atau Wacana yang Menunda PON XX''

Editor: kairos author photo

 

Sekum KONI Papua Kenius Kogoya alias KK. foto | yan - KAIROS

KAIROS - SEKRETARIS Umum KONI Papua, Kenius Kogoya angkat bicara soal kabar yang mengatasnamakan KNPI, Haris Pertama yang menyebut meminta agar pemerintah membatalkan PON XX Papua.

Berikut ini kutipan pemberitaan Haris Pertama:  "Karena Covid-19, maka pemerintah harus menunda bahkan membatalkan PON XX 2021 Papua, kita tidak menginginkan kematian warga negara semakin bertambah karena hal itu."

Kenius menjelaskan sebagai tuan rumah pihaknya sudah siap semua.

‘’Untuk itu jangan lagi ada opini-opini atau wacana untuk menunda PON XX Papua, ini kami harapkan tidak lagi terjadi,’’ kata Kenius Kogoya bersama wartawan di Jayapura, Senin (9/8/2021).

‘’Pertanyaan saya, apa kontribusi dia untuk masyarakat Papua dan urusan PON ini? Kalau tidak ada kontribusi menyangkut soal ini,  tidak usah bicara karena negara sudah mengeluarkan biaya tidak sedikit, mulai dari pembangunan infrastruktur sampai persiapan penyelenggaraan PON itu sendiri.’’

"PON adalah agenda negara, tidak ada satu orang pun berkeinginan untuk menyelenggarakan PON di tengah-tengah Pandemi," tegasnya.

Menurut dia, event sudah ditunda 1 tahun, sekarang kita masuk tahun 2021 pemerinta sudah siap.  Artinya memproteksi betul-betul protokol kesehatan setiap orang yang masuk ke Papua, bagaimana mereka tinggal di Papua dan venue-venue yang sudah disiapkan pemerintah daerah provinsi Papua sudah siap.

"Sebagai tuan rumah semua sudah siap, untuk itu jangan lagi ada opini-opini atau wacana untuk menunda PON, ini kami harapkan tidak lagi terjadi," ulang Kenius.

Sekali lagi Kenius Kogoya mengatakan PON sangat penting untuk masyarakat papua.

"Jadi saudara-saudara yang ada di luar jangan ganggu kami di Papua, tidak boleh. Kami juga ingin Papua maju seperti di daerah lain di Indonesia," imbau Kenius.

‘’Karena kami tidak pernah ganggu mereka di sana, luar Papua sehingga jangan ganggu kami untuk perhelatan besar ini.’’

 

"Kami ingin melihat dan menyaksikan bagaimana peristiwa sejarah di Papua, PON ini akan dilaksanakan itu sebuah momentum kebangkitan Olaraga dan ekonomi di tanah Papua,"  kata KK.

Itu sebabnya, lanjut dia, pihaknya harapkan Haris Pertama stop bicara soal PON.

‘’Anda tidak mempunyai kontribusi apapun menyangkut PON XX Papua, apalagi ingin membatalkan PON.’’

 reporter | ya

Share:
Komentar

Berita Terkini