Tumit Kaki Anda Pecah-pecah? Obati dengan Bahan Alami

Editor: kairos author photo

 

Kondisi tumit kaki yang sering pecah-pecah. foto | dok KAIROS

KAIROS - BERBAGAI jenis obat kaki pecah-pecah untuk menghaluskan tumit secara alami yang bisa Anda coba di rumah. Tumit pecah-pecah adalah suatu kondisi kulit yang sering dialami banyak orang, terutama pada perempuan. Untuk mengatasinya, penting menerapkan cara menghilangkan kaki pecah-pecah agar tidak semakin parah. 

Sekadar diketahui tumit kaki pecah-pecah merupakan suatu kondisi pada bagian tumit yang ditandai dengan kulit bersisik dan kering.

Beberapa orang ada yang tidak menganggap masalah tersebut sebagai kondisi serius.

BACA PULA | Coba Beberapa Cara Atasi Kaki Tumit yang Pecah-pecah

Padahal, dalam beberapa kasus, tumit kaki pecah-pecah bisa sangat dalam disertai rasa gatal, nyeri, kemerahan, bahkan bengkak, berdarah, dan bernanah yang menandakan adanya infeksi sehingga harus mendapatkan penanganan dari dokter.

foto | dok KAIROS


Kenali penyebab kaki pecah-pecah

Pada dasarnya, kulit telapak kaki memang lebih kering dibandingkan bagian kulit tubuh lainnya karena tidak memiliki kelenjar keringat. 

Kulit telapak kaki yang kering rentan menjadi penyebab kaki pecah-pecah. 

Penyebab kaki pecah-pecah bisa berawal dari kulit kaki yang kering, menumpuknya sel-sel kulit mati, dan kulit pada tumit yang jadi menebal serta mengeras. 

Cara menghilangkan Tumit kaki pecah-pecah

Tumit kaki pecah-pecah berawal dari kulit kaki kering. Saat berjalan, bantalan lemak di tumit akan menyebar dan menipis. Karena tekanan saat berjalan, kulit tumit mungkin saja mengeras dan akhirnya mengalami pecah-pecah.

Jika semakin parah, kaki pecah-pecah bisa berdarah dan timbul rasa sakit ketika digunakan untuk berjalan. 

BACA SELENGKAPNYA | Kulit Kaki Kering Akibatkan Tumit Retak

Ada beberapa faktor dan kebiasaan sehari-hari yang bisa menjadi penyebab kaki pecah-pecah, yaitu:

> Sering berjalan tanpa alas kaki.

> Sering berdiri dalam waktu yang lama.

> Menggunakan sepatu yang kurang pas untuk melindungi tumit. 

> Menggunakan sepatu yang terasa lembab dan panas.

> Menggunakan sandal yang terbuka di bagian tumit.

> Menggunakan sabun berbahan keras di kulit atau bersifat iritan.

> Sering merendam kaki ke dalam air panas.

> Kulit kaki kering akibat berada di suhu udara yang dingin dan kering.

Beberapa penyakit juga dapat menjadi penyebab kaki pecah-pecah, seperti diabetes, hipotiroidisme, kurang gizi, hingga psoriasis dan eksim.

Penyakit yang menyebabkan malabsorbsi pencernaan, seperti penyakit Crohn atau Celiac, pun dapat mengakibatkan kaki pecah-pecah.

Orang lanjut usia juga lebih rentan mengalami tumit pecah-pecah karena faktor penuaan yang menyebabkan kulit semakin kering.

Perubahan hormon dan metabolisme karena bertambahnya usia bisa mengakibatkan kulit lapisan paling luar jadi menebal.

Sedangkan, apisan kulit pelindung pada tumit yang semakin menipis membuat kulit menjadi stres, menebal, dan akhirnya pecah.

Untuk mengusir kondisi ini, Anda bisa menerapkan cara menghilangkan kaki pecah-pecah dengan tepat.  

Hilangkan kaki pecah-pecah di rumah

Kaki pecah-pecah memang tidak sedap dipandang mata. Tak hanya soal penampilan, apabila tumit pecah-pecah dibiarkan terus menerus tanpa perawatan yang tepat, dapat berakhir petaka bagi Anda.

Selain menimbulkan rasa sakit saat digunakan untuk berjalan, tumit pecah-pecah bisa berdarah dan menyebabkan infeksi serius.

JUGA SIMAK | Hai Ladies, Ini Rahasia Kecantikan Alami Anda

Sebagai cara mengatasi kaki pecah-pecah, Anda bisa melakukan perawatan mudah di rumah. 

Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan dan menjaga kelembapan permukaan kulit kaki melalui beberapa cara berikut:

1. Pakai pelembab jenis emolien humektan

Salah satu cara menghilangkan kaki pecah-pecah adalah menggunakan pelembap jenis emolien humektan, seperti yang mengandung lanolin dan gliserin sebagai bahan aktifnya. .

Emolien adalah bahan aktif dalam pelembap yang dapat meresap ke dalam kulit dan mengurangi penguapan cairan.

Bahan aktif ini dapat membentuk lapisan di kulit yang kering sehingga kulit jadi tampak lembut dan halus. 

Sedangkan, humektan adalah bahan aktif yang bekerja meningkatkan kapasitas air di lapisan kulit paling luar dengan menarik kandungan air di udara atau menarik air dari lapisan kulit paling dalam serta menjaga kelembapan kulit. 

2. Oleskan pelembab oklusif

Mengoleskan pelembap oklusif juga menjadi cara menghilangkan kaki pecah-pecah berikutnya. 

Jika penggunaan pelembap jenis emolien humektan sudah terserap oleh kulit, oleskan pelembap jenis oklusif pada kulit kaki dan tumit. 

Pelembab ini akan mencegah penguapan cairan dari lapisan kulit paling luar. 

Petroleum jelly bisa digunakan sebagai obat kaki pecah-pecah untuk menghilangkan kaki pecah-pecah

Oleskan petroleum jelly pada permukaan kaki sebelum tidur

Beberapa contoh pelembap oklusif di antaranya adalah petroleum jelly, minyak mineral, lanolin, atau dimethicone. Anda bisa menggunakannya malam hari sebelum tidur secara rutin. 

Setelah mengoleskan petroleum jelly atau jenis pelembap oklusif lainnya, Anda bisa mengenakan kaus kaki berbahan katun. 

Penggunaan kaus kaki bertujuan untuk mencegah noda minyak dan petroleum jelly agar tidak mengenai seprai maupun permukaan lantai. 

3. Oleskan bahan kerolitik pada kulit

Penggunaan bahan kerolitik bisa menjadi cara menghilangkan kaki pecah-pecah dengan cara membantu meluruhkan sel-sel kulit mati yang menebal dan mengeras. 

Akibatnya, kulit pada tumit Anda menjadi lebih tipis dan lebih lembut.

Anda bisa memilih produk yang mengandung alpha hydroxy acid (AHA), seperti asam laktat dan glycolic acid, atau asam salisilat sebagai bahan aktif kerolitik. 

4. Gosok tumit dengan batu apung

Anda bisa menggosokkan batu apung pada tumit pecah-pecah dengan lembut. 

Pastikan Anda mengoleskan pelembap terlebih dulu sebelum menggosokannya.

Ini bertujuan untuk membantu merontokkan sel-sel kulit mati dan mengurangi kulit yang sudah mengeras atau menebal. 

Sebaiknya, jangan menggunakan silet cukur atau gunting untuk memotong kulit yang mengeras atau menebal. 

Akan tetapi, hindari langkah ini jika Anda mengidap diabetes. 

5. Pakai sabun berbahan lembut

Menggunakan sabun berbahan lembut dapat membantu menghilangkan tumit kaki pecah-pecah.

Dengan ini, kulit Anda tidak iritasi dan kelembapan kulit dapat terjaga baik. 

6. Pilih alas kaki yang tepat

Cara menghilangkan kaki pecah-pecah juga perlu memerhatikan pemilihan alas kaki yang tepat. 

Sebaiknya, kenakan ukuran sepatu yang pas di kaki serta memiliki bantalan yang mampu melindungi tumit dengan baik.

Anda dianjurkan untuk tidak menggunakan sepatu yang terlalu ketat agar sirkulasi udara pada kaki tetap lancar.

Anda juga sebaiknya tidak terlalu sering menggunakan sandal saat banyak berjalan. Pasalnya, kulit kaki jadi mudah kering dan kotor. Sandal juga umumnya tidak memiliki bantalan yang cukup baik untuk melindungi tumit.

7. Pakai kaus kaki berbahan katun

Memakai kaus kaki berbahan katun juga menjadi cara menghlangkan kaki pecah-pecah. 

Penggunaan kaus kaki agak tebal berbahan katun dapat membantu melindungi tumit dan menjaga kelembapan kulit kaki, khususnya tumit.

8. Hindari posisi berdiri terlalu lama

Cara menghilangkan kaki pecah-pecah lainnya adalah menghindari posisi berdiri terlalu lama sehingga membuat berat badan bertumpu pada tumit.

Periksalah kaki Anda tiap hari, terutama jika Anda mengidap diabetes yang rentan mengalami kulit kaki kering serta luka.

Obat kaki pecah-pecah dari bahan alami lainnya

sumber\foto | sehatq\KAIROS
reporter | yey
Share:
Komentar

Berita Terkini