2 Remaja Tewas Terseret Ombak dan Tenggelam di Pantai Padang

Editor: kairos author photo
Dua remaja yang tewas terseret ombang hingga tenggelam dievakuasi petugas. foto | suarasumbar

KAIROS - 2 orang remaja laki-laki dilaporkan terseret ombak di Pantai Padang tepatnya kawasan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (10/9/2021).  

Korban diketahui bernama Ismail Rahmat Ilahi (16) dan Zikra (16).

BACA PULA | 6 TKI Ilegal Tewas Tenggelam di Perairan Johor

Kedua korban dilaporkan terseret ombak sekitar pukul 17.30 WIB. Hal ini diungkapkan salah seorang saksi mata yang juga rekan korban, Nanda Ramadan.

“Awalnya mandi-mandi lima orang. Dekat landmark Pantai Purus,” katanya kepada wartawan di lokasi.

Dua korban ini diinformasikan mandi di titik yang jauh dari bibir pantai. Sementara tiga rekannya berada di bibir pantai.

“Kemudian keduanya diseret ke arah batu grib arah muara. Saat diseret ke batu grib, keduanya meminta tolong. Saya mau menolong namun ketika turun saya dihempas ombak ke tepi,” ujarnya.

ARTIKEL LAINNYA | Di Rote Ndao, 5 Selamat dan 1 Nelayan Hilang

Kendati begitu, Nanda kembali berupaya menolong dengan mengacungkan kayu. 

“Namun itu tidak berhasil dan keduanya tenggelam,” tuturnya.

Dua Remaja Tenggelam Ditemukan Tewas

Sementara SuaraSumbar melaporkan tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban kedua, remaja yang dilaporkan hilang terseret arus ombak di kawasan Pantai Cimpago Purus, kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Korban kedua yang ditemukan itu bernama Ismail Rahmat Ilahi (16). Dia merupakan pelajar SMA N 2 Padang. Korban ini ditemukan di hari yang sama penemuan Zikra (16), pelajar SMA Pembangunan asal Air Tawar Padang, yakni pada Sabtu (11/9/2021).

JUGA DIBACA | Ginting Cs tak Tahu Rekannya Itu Sudah Tenggelam...

“Alhamdulillah, satu korban lagi sudah dapat juga ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, sekitar pukul 16.50 WIB, di posisi yang sama pas di pintu air Muaro Lasak, dan juga dalam keadaan mengapung yang sudah meninggal dunia,” kata Asnedi, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang sebagaimana dikutip dari Covesia, Minggu (12/9/2021).

“Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sumbar, dan seterusnya nanti baru diserahkan ke pihak keluarga,” katanya lagi.

Asnedi menambahkan, dalam pencarian korban, selain Basarnas juga melibatkan tim SAR gabungan terdiri dari TNI-Polri, BPBD, PMI dan Tim relawan lainnya.

“Setelah ditemukan kedua korban, operasi SAR resmi kita tutup, dan kita ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu operasi SAR dua hari ini,” pungkasnya.

sumber\foto | langgam\spiritriau

reporter | hendro chan

Share:
Komentar

Berita Terkini