3 Bandit Sikat Isi ATM Rp75 Juta Milik Fatimah Purba

Editor: kairos author photo

 

3 orang pelaku yang diamankan personil kepolisian di Rokan Hilir. foto | riausky

KAIROS - CUMA bermodalkan congkel gigi, tiga tersangka sindikat pembobol ATM berhasil menguras isi ATM Fatimah Purba sebanyak Rp 75 juta, Senin (30/8/2021) lalu.

Namun, atas laporan korban, Polres Rohil bertindak cepat, sehingga tiga tersangka yang berinisial TN (38) warga Desa Plumbungan Rt 003 Rw 005 Palemgaung Kecamatan Karang Malang Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tenggah, RD (35) warga Jalan Balam Gang Balam Ujung No 9 Rt 004 Rw 007 Kelurahan Labuhbaru Timur Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru Provinsi Riau dan Ge (32) warga Cikande Permai A 3/9 RT 01 RW 01 Kelurahan Cikande Permai Kecamatan Cikande Kabupaten Serang Provinsi Banten. 

BACA PULA | Petugas Penyekatan PPKM Amankan 2 Bandit Narkoba

Mereka diciduk tim gabungan dari Polsek Bangko dan Polres Rohil, Sabtu (4/9/2021) di Hotel MTM Padang Sidimpuan.

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK pada konferensi pers yang digelar Senin (6/9/2021) menjelaskan tindak pidana pencurian dengan cara membobol mesin ATM dengan menggunakan congkel gigi terjadi di Jalan Pahlawan Kelurahan Bagan Timur Kecamatan Bangko Kabupaten Rohil - Riau, tepatnya di mesin ATM Bank Riaukepri yang ada di Rumah Sakit Umum Dr. Pratomo Bagansiapiapi, Senin (30/8/2021). 

JUGA SIMAK | Sikat L-300, Pasutri Pencuri Mobil di Sumut 'Disikat' Polisi

"Akibat dari tindakan pidana pencurian yang lakukan tiga tersangka, korban Fatimah Purba menderita kerugian Rp 75 000.000,'' kata dia.

Nurhadi menjelaskan tiga tersangka mempunyai peran masing-masing. Tersangka TN berperan memasang tusuk gigi di mesin ATM Bank Riau. Selanjutnya menukar kartu ATM milik korban. 

Setelah itu mentrasfer uang dari ATM korban ke rekening RD dan ke rekening Rosman Roy dan melakukan tarik tunai bersama dengan RD. 

ARTIKEL LAIN | Di Toko Emas Milala, 3 Ibu-ibu Ini Mahir Mencopet

Kemudian tersangka RD berperan membantu korban saat ingin mengeluarkan kartu ATM dari mesin dan meminta korban memasukkan nomor PIN kembali.  

"Saat  itulah, tersangka mengingat PIN ATM yang dipencet korban di ATM Bank Riau. Sedangkan tersangka Ge berperan sebagai sopir mobil sekaligus memantau situasi di sekitar. Ketika kedua temannya sedang beraksi," jelas Kapolres.

sumber/foto | riausky

reporter | johan

Share:
Komentar

Berita Terkini