Biar Mudah Tidur, Coba Terapkan Atur Napas 4-7-8

Editor: kairos author photo

 

Sejumlah trik yang bikin Anda lebih mudah tidur. foto | pixabay

KAIROS - ADA cara tersendiri untuk membuat lebih mudah tidur di malam hari, yakni dengan menerapkan atur napas 4-7-8. Begitulah diungkapkan psikolog klinis dewasa dari Universitas Indonesia (UI) Inez Kristanti.

"Ambil napas 4 ketukan, menahan napas 7 ketukan, kemudian diembuskan irit-irit sampai 8 ketukan," jelas Inez dalam diskusi media virtual,  Rabu (1/9/2021).

BACA PULA | Simak Cara Agar Tidur Siang Efektif, Segarkan Pikiran

Dia pun mengingatkan untuk memisahkan area antara bekerja atau belajar dan tidur. Cara ini membantu mengondisikan tubuh sesuai seperti seharusnya.

"Kalau misalnya lagi WFH, biasakan memisahkan area untuk bekerja dan tidur. Terkadang di kasur sambil laptop-an, itu tidak disarankan karena tubuh jadi tidak terkondisikan, tidak belajar bahwa kalau sudah di kasur untuk istirahat," tutur psikolog yang berpraktik di Klinik Angsamerah ini.

Tidur dimasa pandemi covid-19 ini termasuk kebutuhan dasar setiap orang yang harus cukup terpenuhi. 

BACA SELENGKAPNYA | Tidur Tanpa Bantal, Ini 8 Manfaat yang Ternyata Menyehatkan

Sayangnya, tidak semua orang bisa memenuhi kebutuhan ini salah satunya karena mengalami gejala kecemasan.

Pada mereka yang mengalami gejala kecemasan ini, bukan hanya tidur, tetapi juga khawatir berlebihan yang kerap terjadi. Menurut Inez, mereka umumnya khawatir sesuatu yang buruk akan terjadi apalagi pada beberapa waktu terakhir di masa pandemi ini. Belum lagi berita duka yang berseliweran di berbagai media.

"Sesuatu yang tidak pasti wajar membuat kita merasa khawatir terkadang khawatir berlebihan, banyak terkait di luar kendali kita misalnya jumlah kasus covid-19 hari ini. Tetapi yang berada di bawah kendali kita itu menjaga kesehatan, melakukan protokol kesehatan dan melakukan aktivitas-aktivitas yang bisa membantu kesehatan mental," jelasnya.

BACA DI SINI | Jangan Salah, Ini Durasi Tidur Siang yang Ideal

Berkaca dari temuan tersebut, menurut Inez, pandemi saat ini sebaiknya tidak semata dipandang penghambat tetapi juga tantangan bagi Anda dan orang-orang di luar sana untuk lebih memerhatikan kesehatan mental.

sumber\foto | okezone\antara

reporter | yey


Share:
Komentar

Berita Terkini