Kamu Penderita Vertigo, Hindari Makanan Ini

Editor: kairos author photo

 

Vertigo yang disebabkan kesalahan mengonsumsi makanan. foto ilustrasi  | bola

KAIROS - Penyakit vertigo, keluhan yang sering terjadi dan sangat mengganggu. Mencegah penyakit vertigo datang lagi, kamu bisa mengantisipasinya. Caranya, mengurangi konsumsi makanan penyebab vertigo itu sendiri. 

Setidaknya ini penting untuk membantu mengurangi gejala vertigo yang mungkin kian parah.

Ketika vertigo muncul, si penderita merasakan pusing yang parah atau sensasi bahwa dirinya atau lingkungan sekitarnya seperti burputar. Duh!

Sebenarnya, penyakit vertigo ini bukanlah suatu penyakit, tapi hanya gejala saja.

Secara umum, vertigo dipicu gangguan cairan di telinga bagian dalam yang berfungsi sebagai organ keseimbangan tubuh. 

Tak cuma itu, gangguan pada otak kecil pun sering menyebabkan vertigo.

SIMAK SELANJUTNYA | Mengenal dari Dekat ''Migrain'', Indikasi dan Solusinya

Biasanya penderita vertigo, tak cuma mengalami pusing (berputar-putar), mereka pun bisa merasakan gejala mual, muntah, berkeringat, telinga berdenging (tinnitus), dan mata bergerak tidak terkendali (nystagmus).

Nh, durasi serangan vertigo yang datang itu pun berbeda-beda tiap orang. Ada yang cuma mengalaminya selama beberapa deti, tapi ada pula yang merasakannya hingga berjam-jam.

Aneka Makanan Jadi Biang Vertigo

Vertigo muncul akibat berbagai sebab, termasuk pola makan yang kurang sehat. 

Sering memakan jenis pantangan itu, penyebab vertigo sering kambuh dan memperburuk kondisinya.

Makanya, untuk mencegah dan meringankan vertigo, jauhi beberapa makanan ini:

1. Makanan tinggi garam

Jumlah asupan garam harian bagi orang dewasa maksimal 5 gram atau setara 1 sendok teh per harinya.

Asupan garam yang berlebihan bakal memicu hipertensi atau tekanan darah tinggi. Penyakit ini bisa pula menyebabkan aliran darah di organ keseimbangan tubuh (vestibular system) menurun, mungkin pula kurang lancar. Akibatnya vertigo pun muncul.

Mencegah vertigo, tak cuma makanan tinggi garam yang dihindari. Produk makanan cepat saji, makanan kalengan, keju, camilan, pun disarankan untuk menghindarinya.

2. Makanan tinggi gula

Hal lain yakni makanan tinggi gula. Saat kamu mengonsumsi dalam jumlah banyak gula apalagi kalau terlalu sering, makanan ini berisiko diabetes. Hal ini ditandai dengan meningkatnya gula darah di tubuh kita.

BACA PULA | Atasi Sakit Kepala dengan Mudah dan Cepat, Gini Caranya

Orang yang diserang diabetes berisiko menderita gangguan saraf, termasuk saraf di telinga bagian dalam dan inilah salah satu penyebab vertigo.

Makanya, mencegah diabetes dan vertigo, sebaiknya membatasi asupan gula.

Sesuai standar, maksimal 50 gram per hari atau setara 12 sendok teh.

3. Makanan dan minuman yang mengandung kafein

Kafein ada pada cokelat, kopi, teh, dan minuman berenergi lainnya. Sejumlah riset menyebut, mengonsumsi kafein berlebihan meningkatkan risiko menderita vertigo.

Soalnya, efek samping kafein bisa meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi serta perubahan kinerja saraf dan otak. 

Mengonsumsi kafein berlebihan pun bisa menyebabkan risiko terjadinya efek caffeine withdrawal alias gejala putus zat kafein. Akibatnya, menimbulkan keluhan vertigo dan sakit kepala.

4. Makanan dan minuman mengandung alkohol

Kamu boleh saja mengonsumsi alkohol, tetapi jumlahnya harus dibatasi. Jika dikonsumsi berlebihan apalagi kalau terlalu sering, (red, misalnya minuman keras/miras, tapai, dan durian) bisa menyebabkan efek samping berupa penyempitan pembuluh darah.

Jika pembuluh darah Anda mengalami penyempitan bakal tak ada keseimbangan. Ini yang bikin kamu merasa sering pusing. 

ARTIKEL LAIN | Keringat Dingin Jangan Pernah Dianggap Remeh!

Apalagi alkohol bisa berdampak pada fungsi otak, sehingga membuat gerakan tubuh tak stabil lagi. 

Jika kamu sudah kadung memiliki masalah kecanduan alkohol, sehingga sering merasakan vertigo atau keluhan lain karenanya, sebaiknya segera hubungi dokter.

Itulah contoh makanan penyebab vertigo yang perlu dihindari, kamu pun bisa menggantinya dengan bayam, telur, ikan, jahe, pisang, jus buah atau sayuran lainnya, serta susu atau kacang-kacangan.

sumber\foto | alodokter\bola

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini