Kenali Gigi Palsu, Terbuat dari Apa, Berapa Lama Boleh Digunakan?

Editor: kairos author photo

 

Gigi tiruan (gigi palsu). foto | pixabay

KAIROS - PASANG gigi palsu (red, gigi tiruan) menjadi salah satu opsi untuk mengatasi masalah pada gigi seperti gigi ompong, berlubang, atau keropos. Walaupun gigi palsu dibuat sangat mirip dengan gigi asli, gigi tiruan itu bisa saja rusak sehingga harus diganti. 

Tapi, seberapa lama gigi tiruan tersebut bisa dipakai?

Gigi palsu terbuat dari apa, sih?

Bagi Anda yang ingin memasang gigi palsu atau bahkan sudah memasangnya, tahukah sebenarnya gigi tiruan tersebut terbuat dari bahan apa? Gigi palsu biasanya terbuat dari akrilik, nilon, atau metal. Jenis gigi palsu dari banyaknya jumlah gigi buatan terbagi menjadi dua macam.

BACA PULA | Mengapa Setelah Tambal Gigi Kok Terasa Sakit (Nyeri)?

Gigi palsu lengkap, merupakan gigi buatan yang menggantikan semua gigi yang ada di mulut, tanpa terkecuali. Kebanyakan, orang yang menggunakan jenis gigi ini adalah orang yang sudah memasuki usia senja dan sudah tidak punya gigi asli lagi.

Gigi palsu sebagian, yaitu gigi buatan yang hanya menggantikan satu atau beberapa gigi asli yang mengalami masalah, entah sudah bolong atau keropos. 

Gigi tiruan jenis ini akan dilengkapi dengan klip perekat yang terbuat dari karet atau logam untuk menjepit gigi asli yang mengapitnya.

Daya Tahun Gigi Palsu

Berapa lama gigi palsu bisa dipakai dan bertahan?

Umumnya, gigi palsu dapat dipakai tanpa harus diganti dalam jangka waktu yang cukup lama hingga bertahun-tahun. Namun hal ini tergantung dengan bagaimana Anda dapat menjaga kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut. Semakin baik Anda merawat kebersihan gigi, semakin lama gigi palsu bisa digunakan.

SIMAK SELENGKAPNYA | Jangan Sepele Ya! Penting Sikat Gigi 2 Kali Sehari 

Gigi buatan sama seperti gigi Anda yang lain, bisa terkena bakteri dan plak, sehingga penting untuk menjaga kebersihannya agar dapat bertahan lama. Berikut adalah cara untuk menjaga kebersihan gigi buatan.

Gigi palsu harus dibersihkan setiap kali Anda makan untuk menghindari bakteri menumpuk di dalamnya.

Pilih sikat gigi dengan sikat yang lembut, agar tidak merusak gigi dan gusi.

Hindari menggunakan air panas atau hangat untuk berkumur-kumur, karena dapat mempercepat kerusakan gigi

Pilihlah pasta gigi yang kandungan deterjennya rendah. Jangan menggunakan pembersih gigi yang bersifat abrasif karena dapat mengikis permukaan gigi tiruan.

Sebaiknya, hindari penggunaan pemutih gigi sebab hanya akan membuat gigi tiruan Anda berubah warna menjadi kemerahan.

SIMAK JUGA | Anda Mengalami Sakit Gigi Berlubang, Ini Penanganannya!

Rendam dan bilas gigi palsu di dalam cairan khusus untuk gigi tiruan yang Anda dapatkan dari dokter gigi agar noda-noda sisa makanan hilang.

Rutin Periksa ke dokter gigi 

Tidak hanya itu, Anda juga harus melakukan adaptasi ketika gigi palsu telah terpasang, seperti memilih makanan yang lembut dan memakannya dalam potongan kecil, serta mengunyahnya dengan pelan-pelan.

Selain itu, mungkin Anda akan mengalami sariawan sesaat setelah memasang gigi tiruan, sebab terkadang posisi gigi yang belum pas sehingga terjadi gesekan dengan dinding mulut. Jika sariawan Anda tidak kunjung sembuh, maka lebih baik untuk memeriksa ke dokter.

Selain demi menjaga kesehatan mulut, merawat kebersihan gigi juga bisa memperpanjang lama waktu gigi palsu digunakan.

sumber\foto | hellosehat\pixabay

Share:
Komentar

Berita Terkini