Kunyah Daun Sirih, Menyehatkan dan Bikin Gigi Kuat, Benarkah?

Editor: kairos author photo

 

Daun sirih, yang menyehatkan dan bisa menguatkan gigi. foto | dokumen KAIROS 

KAIROS - Kalau kamu main atau jalan-jalan ke desa-desa semisal di wilayah Sumatera Utara atau berkelana ke wilayah Indonesia bagian timur, masih banyak Anda dapati mereka yang masih ada tradisi menyirih atau mengunyah sirih. 

Bahkan, tidak hanya orang-orang tua, anak-anak dan remaja juga masih melestarikan budaya kuno satu ini. Pasti tidak asing bagi kamu kalau mendapati senyum penduduk lokal berwarna merah oranye atau keunguan sebagai akibat dari menyirih. 

Dilansir dari halodoc, menyirih sudah menjadi tradisi turun-temurun di Indonesia, terutama di kalangan masyarakat pedesaan yang belum begitu berkembang. 

BACA PULA | Hilangkan Bau Mulut dengan Cepat, Nih Caranya!

Anda tidak akan menemui kebiasaan itu di kota besar karena sudah hilang tergerus zaman modern. 

Entah sejak kapan kebiasaan ini dimulai, tetapi tersiar kabar bahwa menyirih atau mengunyah sirih bisa membantu menjaga kesehatan mulut dan gigi. Benarkah demikian?

foto | dokumen  KAIROS


Daun Sirih untuk Mulut dan Gigi

Penggunaan daun sirih untuk mulut dan gigi ternyata tidak sembarangan. 

Mulanya, biji pinang ditumbuk, dibelah, atau dihancurkan. Setelahnya, biji dibungkus dengan menggunakan daun sirih. Supaya rasanya semakin kuat, biasanya ditambahkan perasan jeruk, tembakau, atau rempah. Lalu, semua bahan ini dikunyah, menghasilkan paduan rasa manis, sepat, dan pedas yang unik. 

ARTIKEL LAINNYA | Ini Cara Cepat Sembuhkan Sariawan

Lalu, benarkah daun sirih ini bagus untuk kesehatan mulut dan gigi? Ternyata dipercaya demikian oleh masyarakat. 

Tidak hanya itu, menyirih membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. 

Ketika kamu mengunyah daun sirih dan biji pinang, mulut merespons dengan memproduksi air liur yang mengandung berbagai mineral dan protein yang baik untuk menjaga kesehatan gigi, mencegah terjadinya penyakit gusi sekaligus membersihkan gigi dan gusi dari sisa-sisa makanan.

Sementara untuk sistem pencernaan, air liur memiliki peran untuk mengikat sekaligus melembutkan makanan yang masuk ke mulut. 

Dengan begitu, Anda bisa melakukan proses menelan dan meneruskan makanan yang dimakan menuju ke kerongkongan, usus, dan bagian sistem pencernaan lainnya lebih lancar. 

Tentunya, ini memudahkan kerja dari sistem pencernaanmu.

Ternyata, tak cuma itu. Menyirih mampu menghasilkan energi tambahan untuk tubuh. 

SELENGKAPNYA BACA | Simak 12 Manfaat Jeruk Purut untuk Sehat dan Cantik

Bukan tanpa alasan, biji pinang yang digunakan sebagai bahan menyirih memiliki kandungan psikoaktif yang mirip dengan alkohol, kafein, dan nikotin. 

Ketika kamu menyirih, tubuh membuat hormon adrenalin, sehingga kamu merasa lebih segar, berenergi dan lebih waspada. 

Bahaya Menyirih

Meski dipercaya memiliki banyak manfaat, ternyata menyirih juga tidak selamanya aman, lho. 

Aktivitas yang menjadi tradisi di Indonesia ini dikhawatirkan memiliki risiko yang terbilang tinggi terkait kanker mulut. 

Pasalnya, campuran dari bahan-bahan pembuat sirih bersifat karsinogenik, kalau dikonsumsi terus-menerus tidak hanya bisa berisiko terserang kanker mulut, tetapi juga kanker esofagus, laring, tenggorokan dan pipi. 

Tidak hanya itu, campuran pada bahan sirih juga sifatnya keras untuk mulut yang memicu munculnya luka pada mulut. Kalau sudah parah, mulut terasa kaku dan sulit digerakkan. 

Lalu, dipercaya juga bahwa bahan-bahan pada pembuatan sirih juga bisa membahayakan janin apabila dikonsumsi oleh ibu hamil.

Meski sudah menjadi kebiasaan, ternyata ada pro dan kontra yang muncul terkait dengan aktivitas menyirih ini.

sumber\foto | halodoc\riausky

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini