Letkol Henry Na 70 Meninggal Dunia Lakalantas di Jalan Tol

Editor: kairos author photo

 

Letkol Kav Henry Napitupulu. foto | newscorner

KAIROS - MANTAN Dandim Batang (Jawa Tengah), Letkol Kav Henry Napitupulu dilaporkan tewas dalam sebuah kecelakaan lalu-lintas di jalan Tol Batang, Jawa Tengah, Selasa (7/9/2021) pagi. Mobil yang ditumpangi Henry Na 70 itu bertabrakan dengan truk pengangkut semen cair.

AKP Adis, Kasat Lantas Polres Batang di RSUD Batang menerangkan, lakalantas terjadi di jalur Semarang-Batang Km 356 +300 sekira pukul 08.30 WIB, antara mobil sedan dengan truk pengangkut semen cair.

BACA PULA | 2 Warga Simalungun Tewas, Kijang Kapsul vs Truk Tanki di Riau

Menurut Adis, truk tangki melaju di lajur kiri. Sedangkan mobil yang ditumpangi Henry juga berada di arah yang sama melaju di belakang truk.

Bupati Batang Wihaji di RSUD Kalisari Batang mengatakan Henry RJ Napitupulu yang diketahui asal Panei Tongah-Simalungun menjabat sebagai Dandim 0736/Batang selama dua tahun pada 2018-2020.

ARTIKEL LAINNYA | 117 Dokter Meninggal Dunia Akibat Tangani Covid-19, Nih Datanya!

“Beliau menjabat Dandim dua tahun di sini dan memberi kontribusi kepada masyarakat Kabupaten Batang,” kata Wihaji. Selain itu tampak sejumlah anggota TNI dari Kodim Batang, termasuk Dandim 0736 Batang Letkol ARH Yan Eka Putra.

Tempat kejadian perkara. foto | otomotifnet

Selanjutnya, jenazah Henry disemayamkan di Kodam IV Diponegoro, Semarang, sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Simalungun.

Dia menjelaskan, kronologis kejadian bermula ketika mobil dinas jenis sedan Wakil Asisten Teritorial Kodam IV/Diponegoro melaju ke arah barat.

Sesampainya di TKP, diduga karena kelalaian supir, mobil menabrak truk yang mengangkut semen cair dari belakang.

JUGA DIBACA | 4 Pegawai RS Adam Malik Terjebak, 2 Tewas, Angkot Tertimpa Pohon

“Truk sudah melaju sesuai jalur di sebelah kiri,” katanya.

Untuk kebutuhan penyelidikan, pihaknya mengamankan truk semen itu di Polres Batang.

Diketahui, almarhum merupakan salah satu alumnus SMA Negeri 4 Siantar (Sumatera Utara) tahun 1995.

sumber\foto | berbagaisumber

reporter | mey


Share:
Komentar

Berita Terkini