Mengerikan..!! Sekeluarga Tewas Tertimbun Tumpukan Baju

Editor: kairos author photo
Tiga jenazah terdiri dari pasangan suami istri dan balita ditemukan dalam timbunan pakaian di sebuah rumah di Jalan Pangeran Antasari, Kompleks Ratu Zaleha, Gang Ki Hajar Dewantara II, RT 19 RW 02, Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Jumat (10/9/2021). foto | BANJARMASINPOST

KAIROS - SEKELUARGA (red, ayah, ibu dan seorang anak balita) ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Mereka tertimbun pakaian yang merupakan barang dagangan. Tidak ada tanda-tanda luka akibat tindakan kekerasan di tubuh para korban.

Kompol Alfian Tri Permadi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin mengatakan dari hasil perkembangan penyidikan atas kasus tewasnya satu keluarga di dalam rumah itu, terlihat tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di luar tubuh para korban.

“Kami sudah visum luar tubuh para korban dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah ke suatu tindak kriminalitas,” katanya, Senin (13/9/2021).

Dia menambahkan, kasus tersebut saat ini masih terus dikembangkan. Rumah tempat kejadian perkara (TKP) sudah dipasang garis polisi oleh petugas di lapangan.

Dari hasil penyelidikan, temuan mayat satu keluarga itu baru diketahui warga setempat pada Jumat (10/9/2021) malam, sekitar pukul 21.30 WITA.

Sedangkan untuk TKP temuan mayat itu beralamat di Jalan Ratu Zaleha Dewanta 2, tepatnya dekat Musola Muhajirin RT 19 RW 02 Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Untuk identitas para korban sebanyak tiga orang itu diketahui bernama Ahkmad Subari (42), Sela Pujita (33), dan Siti Hadijah (4). Korban merupakan warga Jalan KS Tubun Teluk Kelayan, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Kompol Alfian menerangkan kronologi temuan mayat satu keluarga itu berawal saat warga secara bersama mendatangi dan menemukan pintu pagar dalam keadaan terkunci dan melihat sepeda motor korban dan sendal ketiga korban masih ada di rumah.

Kemudian, warga memanggil nama korban dari luar tapi tidak ada jawaban dan warga menghubungi anak korban yang berada di Pelaihari untuk membawa kunci pagar dan kunci rumah tersebut.

Setelah itu sekitar pukul 21.30 Wita, anak laki-laki korban datang membawa kunci rumah. Kemudian pada saat hendak membuka pintu depan rumah tidak bisa karena dikunci dari dalam dengan anak kunci menempel.

JANGAN LEWATKAN | 2 Remaja Tewas Terseret Ombak dan Tenggelam di Pantai Padang

Warga pun membuka paksa pintu depan rumah itu. 

Saat pintu rumah tersebut berhasil dibuka saksi, langsung tercium bau tidak sedap.

Setelah masuk ke rumah, warga menemukan ketiga korban yang berada di dalam kamar utama bagian depan sebelah kanan dalam keadaan tertimpa barang-barang dagangan berupa pakaian.

Warga menemukan ketiga korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Warga kemudian melapor ke Polsek Banjarmasin Timur untuk ditangani lebih lanjut.

BERITA LAIN | Wanita Ini Tewas Tanpa Busana di Kamar Hotel, Kepala Ditutupi Bantal

Polisi menyebut, dari hasil penyidikan sementara di lapangan, tidak ditemukan adanya suatu tindak pidana karena TKP rumah dalam keadaan terkunci pada bagian pagar. 

Begitu pula saat pintu depan rumah tidak ditemukannya unsur paksaan dalam membongkar TKP.

Selain itu, mayat para korban ditemukan berada di dalam gudang dengan keadaan tertimpa barang dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Mayat korban direncanakan divisum lanjutan untuk menemukan keterangan kondisi mayat. Namun pihak keluarga korban meminta untuk tidak dilakukan autopsi.

BACA PULA | Remaja Asal Nias Tewas Diterkam Harimau, Tubuhnya Mengenaskan

“Jenazah para korban kami kembalikan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan setelah sebelumnya dievakuasi ke Kamar Jenasah RSUD Ulin Banjarmasin,” tutur perwira menengah Polri itu. 

sumber\foto | detik/mistar/antara

reporter | efendi

Share:
Komentar

Berita Terkini