Penting..!!! Tes Swab Antigen untuk Ibu Hamil

Editor: kairos author photo
Mengantisipasi paparan virus Covid-19, ibu hamil perlu swab antigen. foto | pixabay 

KAIROS - SAAT Anda hamil, imunitas tubuh akan menurun. Itu berarti ibu hamil bakal rentan diserang penyakit, terlebih dipicu karena infeksi. 

Sayangnya, selain lansia, Anda yang saat ini sedang hamil pun juga termasuk ke dalam golongan orang yang berisiko tinggi terinfeksi virus corona. 

Dengan kata lain ibu hamil harus benar-benar menjaga kondisi kesehatan, sehingga tidak terpapar virus dan penyakit lainnya.

BACA PULA | Anda Sedang Hamil, Hindari 12 Makanan Ini Ya!

Nah saat jelang kelahiran, rasa khawatir itu biasanya muncul, apalagi di masa pandemi sekarang.

Mungkin banyak hal berkecamuk di dalam pikiran. 

Lantas adakah upaya mencegah terjadinya paparan? Apalagi rumah sakit atau klinik tempat yang paling rawan penularan virus COVID-19. 

Proses swab antigen. foto | detik

Jadi, perlukah ibu hamil swab antigen?

Sebagaimana diketahui, perubahan hormonal menjadi penyebab menurunnya imunitas tubuh ibu ketika sedang mengandung. 

ARTIKEL LAINNYA | 7 Upaya Ibu Hamil Bisa Cegah Bayi Terlahir Cacat

Meski begitu, semua fasilitas kesehatan memberlakukan peraturan ketat untuk memastikan kondisi ibu, ayah, calon bayi dan tim medis dalam kondisi yang sehat dan tidak terindikasi paparan. 

Ibu hamil dan pendamping harus rapid test antigen atau swab antigen. 

Ini penting mendeteksi adanya virus pada ibu hamil terlebih saat hendak melahirkan. Dengan kata lain, memprediksi gejala ringan atau bahkan tanpa gejala. 

Proses swab antigen ibu hamil tak jauh berbeda dengan prosedur orang awam, yaitu pengambilan sampel melalui hidung atau tenggorokan dengan alat yang berbentuk seperti cotton bud dengan tangkai yang lebih panjang. 

Hasil dari pemeriksaan ini biasanya cuma sebentar, hanya 15 sampai 60 menit. 

Tak bisa dipungkiri, beberapa ibu hamil ternyata terindikasi positif terserang penyakit COVID-19 meski tanpa gejala. 

Jika tidak swab antigen, mungkin ibu hamil justru bisa menularkan virus corona kepada ibu atau anak lain yang sedang berada di satu lokasi serupa, terlebih jika tidak menjaga jarak. 

JUGA DISIMAK | Minum Air Kelapa Saat Hamil Bikin Bayi Lahir Bersih, Benarkah?

Nah, jika kamu ingin mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih akurat lagi, ibu hamil bisa memilih prosedur PCR. Dibandingkan dengan swab antigen, PCR cenderung akurasinya hingga 90 persen, meski ada biaya tambahan.

sumber\foto | halodoc

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini