Perhatikan! Ini Jadwal Makan Tepat Waktu

Editor: kairos author photo

 

Memperhatikan jadwal maupun porsi, penting untuk menjaga keseimbangan gizi. foto | pixabay

KAIROS - PERHATIKANLAH dan atur pola makan kamu sejak sekarang. Kamu mungkin hanya berpikir tentang porsi dan menu makan saja. Padahal, waktu makan pun tak kalah penting, untuk tetap diperhatikan. Soalnya, makan tepat waktu, tubuh pun akan menjadi lebih sehat.

Tapi jika kamu makan di waktu yang tak tepat, ini berpotensi merugikan kesehatan kamu, bahkan  risiko menimbulkan penyakit. 

Sayangnya, tak semua orang tahu kapan jam makan yang ideal.

Jam Berapa Makan yang Baik

Ketahuilah kapan waktu makan kamu yang pas, kamu harus mengetahui frekuensinya. Tentunya sesuai kondisi tubuh Anda terlebih dulu. Sebab, masing-masing orang memiliki kondisi kesehatan dan penyesuaian frekuensi serta waktu makan yang berbeda-beda.

Misalnya, kamu punya riwayat asam lambung, maka kamu akan disarankan untuk makan sedikit namun sering. 

BACA PULA | Ini Pilihan Sarapan Sehat Penuh Energi Sepanjang Hari

Nah, frekuensi makan ini berbeda dengan standar untuk orang sehat, yaitu setidaknya 3 kali sehari.

Pada dasarnya, anjuran frekuensi dan waktu makan setiap 2-3 jam. 

Namun, perlu diingat frekuensi makan ini tak semua ditujukan untuk porsi makan yang berat, namun termasuk juga camilan dan makanan selingan lainnya. 

Coba perhatikan jadwal makan yang tepat sehari-hari:

•Sarapan

Sarapan, sangat penting dan sebaiknya jangan kamu dilewatkan. Kamu yang sedang menempuh diet untuk menurunkan berat badan sering kali melewatkan sarapan sebagai salah satu upaya berdiet.

Padahal, sarapan dengan menu tepat waktu yang pas justru akan membantu menurunkan berat badan. 

ARTIKEL TERKAIT | Ini Alasan Mengapa Anda tak Boleh Lewatkan Sarapan

Sebab, porsi makan berat di siang hari akan berkurang karena tubuh tak merasa terlalu lapar.

Waktu yang tepat untuk makan di waktu sarapan, menurut penelitian, setidaknya 1-2 jam sebelum mulai beraktivitas. 

Patokannya, sarapan pagi 1 jam setelah bangun tidur. 

Namun, waktu bangun tidur kamu sekitar pukul 5-7 pagi.

Selanjutnya pilihlah menu sarapan yang sehat bernutrisi. Misalnya sereal gandum utuh, buah-buahan segar, telur rebus, roti gandum utuh, smoothie, atau yogurt. 

Hindari menu karbohidrat dengan indeks glikemik yang tinggi atau dengan menu makanan yang terlalu manis, apalagi mengandung gula tambahan. Karena aneka menu ini akan membuat kamu cepat merasa lapar kembali.

•Makan siang

Kalau kamu mengonsumsi camilan di antara jam makan, baik antara sarapan dan makan siang atau makan siang dengan makan sore, maka waktu terbaik untuk makan siang adalah 2-3 jam setelah mengonsumsi camilan itu.

Contoh, jika kamu sarapan jam 7 pagi, maka sebaiknya waktu makan camilan pertama, sekitar jam 9-10 pagi atau 2-3 jam setelah sarapan. 

Lalu, kamu dapat mengonsumsi makan siang sekitar 2-3 jam setelah kamu makan camilan itu. Artinya, sekitar jam 12-1 siang. Pastikan kamu mengonsumsi menu makan siang yang sehat dan bergizi seimbang, tepatnya terdiri dari makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, dan buah-buahan. Selain itu, makanlah dengan porsi cukup, tidak terlalu banyak.

•Makan malam

Banyak rumor beredar, terkait waktu makan malam yang pas. Ada yang menghindari makan malam sama sekali sebagai bagian dari upaya diet untuk menurunkan berat badan, ada pula yang mengatakan makan terlalu malam atau di atas pukul 7 akan membuat berat badan mudah naik.

Malam hari, biasanya sudah tidak banyak aktivitas, sehingga Anda tak perlu asupan energi besar dari sumber makanan seperti karbohidrat atau sejenisnya.

JUGA DISIMAK | Biar Seimbang, Porsi Makan Malam Sebaiknya Berapa Banyak Sih?

Tentu ini berbeda dengan makan siang yang memang butuh pasokan energi utama untuk menunjang aktivitas kamu sepanjang siang hingga sore.

Selain itu, waktu makan malam yang terlalu dekat dengan waktu tidur akan bikin proses pencernaan dan penyerapan menjadi tak maksimal.

Bahkan, tak jarang makan malam terlalu dekat dengan tidur menyebabkan gangguan aliran balik asam lambung, sehingga waktu makan malam seperti ini sebaiknya dihindari. 

Apalagi kalau, kamu memang memiliki riwayat gangguan asam lambung semisal maag. Semoga info ini bermanfaat.

sumber\foto | ners.unair

reporter | yey


Share:
Komentar

Berita Terkini