Aniaya Maling Hingga Tewas, Sopir Truk Ditangkap

Editor: kairos author photo

 

Polisi menunjukkan barang bukti sepotong balok yang digunakan untuk menganiaya. foto | mistar

KAIROS - SEORANG sopir truk terancam dihukum penjara selama 5 tahun lantaran diduga kuat menganiaya hingga korbannya tewas.

Hal itu dikatakan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal RH Simatupang saat menggelar Konferensi Pers, Kamis (21/10/2021) malam, memaparkan penganiayaan yang dilakoni seorang sopir truk berinisial DI (40).

Peristiwa itu bermula, saat DI melihat terpal penutup truk yang sedang parkir di depan kompleks Gudang Bahari Jalan KL Yos Sudarso, bergerak–gerak.

Karena curiga, DI langsung mengambil balok kayu di lokasi dan memukulkannya ke arah terpal yang bergerak. 

“Setelah tersangka memukulkan balok kayu ke arah terpal yang bergerak sebanyak 6 kali, lalu dari balik terpal keluar seseorang dan langsung melarikan diri,” ungkap AKBP Faisal RH Simatupang.

Kemudian, beber polisi lagi, karena terpal masih bergerak, tersangka kembali memukulkan terpal yang bergerak itu sebanyak 4 kali hingga akhirnya  tidak ada lagi pergerakan. Selanjutnya tersangka turun dari truk dan mengikat kembali terpal truk yang terbuka.

“Setelah itu warga datang menghampiri tersangka dan mengecek. Ternyata, di bawah truk ditemui korban atas nama Roni Alfarizi sudah tidak bergerak,” terang polisi. 

Melihat itu, warga membawa korban ke RS Delima Martubung. 

“Dua jam kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia,” sebutnya lagi.

Walaupun kejadian itu dikarenakan tersangka menduga sedang terjadi pencurian, Kapolres AKBP Faisal RH Simatupang menjelaskan, seharusnya setelah satu orang melompat keluar dari truk, tersangka menghentikan pemukulan itu dan melihat apa yang ada di dalam (red, yang bergerak-gerak).

Namun, tutur polisi lagi, tersangka malah tetap memukulinya hingga akhirnya korban Roni Alfarizi tidak berdaya dan meninggal dunia di rumah sakit.

“Terhadap korban sudah diautopsi di RS Bhayangkara Polda Sumut. Sedangkan tersangka sudah ditahan dan dijerat pasal 351 ayat (3) KUH Pidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” jelasnya.

Saat memberi keterangan Kapolres didampingi Kompol Mustafa Nasutin, Kabag Ops, Kasat Reskrim AKP I Kadek dan KBO Sat Reskrim Iptu Arifin Purba.

sumber\foto | mistar

reporter | bram

Share:
Komentar

Berita Terkini