Makan Kangkung Saat Hamil, Berisiko kah?

Editor: kairos author photo

 

Makan kangkung menyehatkan bagi tubuh. foto | bola

KAIROS - Memang kankung punya kandungan nutrisi yang baik. Sayuran jenis ini pun dinilai dapat menyebabkan varises pada ibu hamil. Benarkah begitu? Simak ulasannya berikut ini.

Sekadar diketahui, kangkung alias 'water spinach' tumbuh subur di daerah tropis Asia Tenggara. 

Sayur dengan nama ilmiah 'Ipomoea aquatica' ini termasuk tanaman semi-akuatik. 

Ciri-cirinya, punya daun panjang meruncing dengan batang berongga.

Tentu kamu sudah tak asing lagi dengan sayuran hijau ini, bukan?

Tumbuhan ini banyak ditemukan dengan mudah di sejumlah negara diantaranya Vietnam, Malaysia, Filipina, termasuk di sini (red, Indonesia).

Melansir data USDA National Nutrient, kangkung punya banyak sekali nutrisi penting. Di antaranya protein, serat, vitamin A dan C, zat besi, asam folat, kalsium, serta zinc.

Nutrisi ini membuat kangkung aman dikonsumsi ibu hamil. Setidaknya itu pendapat dr Arina Heidyana.

“Kangkung memang aman dikonsumsi pada ibu hamil. Namun, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang wajar,” ujar dr Arina.

Hal ini karena kangkung memiliki kandungan asam oksalat yang dapat mengganggu penyerapan kalsium.

Masa kehamilan, kalsium sangat penting bagi ibu hamil serta bayi di kandungan. Bahkan, kekurangan kalsium saat hamil dikaitkan dengan risiko osteoporosis pada wanita.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan jumlah kangkung yang dimakan aman dan tidak sampai mengganggu penyerapan kalsium.

Makan kangkung dalam jumlah yang tepat pada trimester pertama juga dinilai bermanfaat bagi janin. Hal ini karena kangkung juga mengandung asam folat.

Nutrisi itu akan membantu mencegah kelainan bentuk saraf atau cacat lahir yang berhubungan dengan tulang belakang atau otak.

“Untuk porsi amannya atau tingkat keseringannya, belum terdapat batasan khusus dari penelitian tentang itu (kangkung). Jadi dikonsumsi sewajarnya saja,” ungkap dr. Arina.

Namun, sebagaimana dilansir dari Being the Parent, ibu hamil dapat mengonsumsi sekitar 45 gram kangkung yang telah dimasak. Jumlah tersebut dianggap bisa memberikan nilai gizi yang baik untuk ibu dan bayi yang di kandungan.

Berikut manfaat yang dapat diperoleh dengan makan sayur kangkung untuk ibu hamil.

1. Mengurangi Kemungkinan Kelahiran Prematur

Kandungan asam folat pada kangkung dapat membantu mengurangi kemungkinan bayi lahir prematur serta menghindari keguguran.

2. Membantu Perkembangan Paru-Paru

Beta karoten yang terdapat pada kangkung bisa membantu untuk perkembangan paru-paru bayi dan juga penambahan berat badan.

3. Meringankan Sembelit dan Ambeien

Kandungan serat yang terdapat pada kangkung sangat baik untuk melancarkan buang air besar, mengatasi sembelit, dan mengurangi risiko wasir. Terlebih lagi, ibu hamil sering mengalami masalah buang air besar.

4. Pereda Nyeri

Saat masa kehamilan, ibu kerap merasakan nyeri dan pegal akibat perubahan hormonal dan bentuk tubuh. Nah, makan kangkung dapat membantu mengatasi pegal serta nyeri yang saat hamil.

Kangkung mengandung glikolipid yang berfungsi sebagai antiinflamasi dan membantu meredakan rasa sakit.

5. Meningkatkan Imunitas

Manfaat sayur kangkung untuk ibu hamil berikutnya adalah meningkatkan daya tahan tubuh.

Kandungan vitamin C dan zat besi pada kangkung akan membuat sistem kekebalan tubuh meningkat dan mampu melawan infeksi.

6. Mengatur Kadar Kolesterol

Mengonsumsi kangkung dapat menstabilkan serta mengurangi kadar kolesterol pada tubuh. Hal ini akan membuat ibu hamil tetap sehat.

Bila dikonsumsi dalam takaran yang pas, makan kangkung untuk ibu hamil dapat mendatangkan banyak manfaat. Namun, kombinasikan dengan asupan sehat lainnya dan makan suplemen kehamilan sesuai anjuran dokter.

sumber\foto | klikdokter\bola

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini