Sinambela Dibunuh, Sakit Hati Dilecehkan Depan Umum

Editor: kairos author photo

 

Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kabid Humas didampingi Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Direktur Reskrimsus Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) saat memaparkan ungkapan kasus pembunuhan di Hotel Hawai, Rabu (13/10/21). foto | mistar


KAIROS - TERSANGKA berinisial ASS alias Agung warga Jalan Sei Bangkatan Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai, nekat menghabisi nyawa korban Beny Sinambela alias Benny alias Sinambela. Korban meregang nyawa di Hotel Hawai Jalan Djamin Ginting Medan. 

Pemicunya lantaran tersangka sakit hati pernah dilecehkan korban di depan umum.

“Tersangka sakit hati, dikarenakan korban mencium, memegang perut dan alat kelamin serta memeluk tersangka di depan umum,” kata Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi didampingi Direktur Reskrimsus Polda Sumatera Utara Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Rabu (13/10/2021).

Selain itu, sebut Hadi, tersangka juga sakit hati kepada korban karena sempat dijanjikan diberikan uang Rp300 ribu setelah berhubungan intim. 

“Korban juga menjanjikan uang sebesar Rp300 ribu kepada tersangka setelah tersangka dan korban berhubungan, tetapi korban tidak menepatinya,” katanya.

Kemudian, muncul niat Agung untuk menghabisi nyawa korban. 

“Tersangka memasukan parang ke tas dan dibawa ke hotel saat korban mengajak berhubungan intim. Kemudian tersangka mengeluarkan parang dan menikam bagian perut sebanyak satu kali dan kepala korban 10 kali,” ucap dia.

Tersangka Sempat Kabur ke Aceh

Setelah diselidiki, tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan akhirnya mendapatkan identitas pelaku. 

“Dari TKP kita mendapatkan nota/struk pembayaran listrik/token. Dari sinilah kita mengetahui identitasnya,” ujarnya.

Kemudian petugas mendatangi rumah ke pemilik nama struk token itu. 

“Dari sini, saksi menyebutkan kalau tersangka lari ke daerah Aceh,” ucapnya.

Akhirnya, tim gabungan berhasil menangkap pelaku dari daerah Kabupaten Aceh Singkil.

“Barang bukti yang kita sita, parang, pakaian, buku tabungan, mobil korban, struk token,” kata dia.

Sementara itu, Agung sendiri tidak membantah kalau dirinya sakit hati kepada korban karena dipegang tersangka di depan umum. 

“Saya dipegang-pegang depan umum,” ujarnya.

Diketahui, peristiwa mengegerkan terjadi di Hotel ''Hw'', Jalan Djamin Ginting, Padang Bulan Medan. Seorang pria ditemukan dalam keadaan tewas dengan kondisi usus terburai yang diduga akibat tikaman benda tajam di perutnya, Sabtu (9/10/2021). 

sumber\foto | mistar

reporter | bram

Share:
Komentar

Berita Terkini