Akibat Mandi Malam Penyakit Paru-Paru Basah, Mitos atau Fakta?

Editor: kairos author photo

 

Paru-paru basah yang sebelumnya dianggap lantaran sering mandi malam. foto | klikdokter

KAIROS - AKIBAT mandi malam yang terlalu sering bisa memicu paru-paru basah. Benarkah begitu? Mandi malam pun sering menjadi rutinitas beberapa orang. Nah, untuk mengetahui kebenaran di balik anggapan ini, mari simak penuturan dokter dan penelitian terkaitnya.

Mandi Malam Penyebab Paru-Paru Basah Ternyata Mitos

Mengomentari klaim mandi malam dapat menyebabkan paru-paru basah, dr. Alvin Nursalim, Sp.PD, menyatakan: “Saya rasa ini mitos, ya. Mandi malam tidak berkaitan dengan suatu penyakit, kok.”

Paru-paru basah merupakan istilah awam dari penyakit pneumonia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pneumonia adalah bentuk infeksi saluran pernapasan yang menyerang paru-paru.

Paru-paru memiliki sejumlah kantung kecil bernama alveoli. Kantung ini berisi udara ketika bernapas.

Saat seseorang mengalami pneumonia, alveoli akan dipenuhi cairan dan nanah. 

Hal ini menyebabkan rasa sakit ketika bernapas dan kurangnya asupan oksigen.

Menurut Rady Children’s Hospital San Diego, AS, tubuh basah tidak menyebabkan pneumonia. Infeksi dari bakteri atau viruslah yang dapat menyebabkan pneumonia.

Dengan mandi, justru Anda dapat membersihkan tubuh dari berbagai kotoran, bakteri, dan virus yang menempel setelah beraktivitas seharian.

Sebaliknya, jarang mandi bukan hanya memicu bau badan. 

Kebiasaan buruk ini juga dapat menyebabkan penumpukan sel kulit mati, kotoran, dan keringat pada kulit.

Hal ini bisa memicu jerawat, dan mungkin memperburuk kondisi kulit seperti psoriasis, dermatitis, serta eksim.

Manfaat Mandi Malam Lainnya

Mandi malam justru bermanfaat, yang mungkin jarang diketahui banyak orang.

Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute, AS, mandi malam atau mandi sebelum tidur bisa menjadi ‘obat tidur’ yang ampuh.

Karena, mandi malam dengan air hangat dapat membuat kita relaks. Selain itu, suhu tubuh akan cenderung menurun setelah mandi air hangat. Tidur pun bisa lebih nyenyak.

Dilansir dari Medical News Today, waktu terbaik untuk mandi adalah 1-2 jam sebelum tidur. Durasi mandi tidak perlu lebih dari 10 menit.

Cara ini akan mendinginkan tubuh, dengan cara meningkatkan sirkulasi darah dari inti tubuh ke bagian perifernya, yaitu tangan dan kaki.

Jadi, anggapan mandi malam menjadi penyebab paru-paru basah adalah mitos belaka. Kini Anda tak perlu ragu lagi bila Anda ingin mandi malam. Aktivitas ini ada manfaatnya untuk kesehatan, dan tidak menyebabkan infeksi pneumonia atau paru-paru basah.

sumber\foto | Klikdokter

reporter | yey

Share:
Komentar

Berita Terkini